Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

TIC DISORDER

1) DEFINISI: TIC adalah gerakan atau vokalisasi abnormal yang tiba-tiba, repetitif, dan nonritmik yang habitual . 2) PATOFISIOLOGI: kemungkinan disebabkan gangguan dari basal ganglia dan korteks frontal inferior. Neurotransmiter yang kemungkinan bermasalah adalah dopamin (hiperinervasi neuron dopaminergik, abnormalitas uptake) . 3) KLASIFIKASI  a) SIMPLE MOTOR TIC: melibatkan satu atau sekelompok otot (berkedip, mengendus, batuk) b) COMPLEX MOTOR TIC: melibatkan lebih dari satu kelompok otot dan seakan bertujuan (menyentuh seseorang, memukul, melompat) c) SIMPLE PHONIC TIC: suara yang sederhana (mengerang, berdeham, menelan) d) COMPLEX PHONIC TICS: kata-kata atau frasa yang rumit , kadang-kadang kata-kata yang tidak pantas e) TOURETTE DISORDER (kriteria diagnosis DSM-5):  tic motor multipel dan satu/lebih tics vocal  tic bertahan selama 1 tahun sejak tic pertama  onset < 18 thn  tidak disebabkan zat atau penyakit fisik Biasanya juga ada gangguan p...

NEUROGENIC BLADDER

1) DEFINISI: semua malfungsi bladder karena overaktivitas/underactivity detrusor (dengan/tanpa gangguan sfingter) 2) ANATOMI - FISIOLOGI: Berkemih adalah refleks spinal yang diatur oleh CNS dan PNS.  Tahapan: VU (nosiseptor dan proprioseptor)  mengirim sinyal ke pusat miksi di pons  via S2-S4=>  [otak mempersepsi tegangan VU dan menentukan apakah 'sopan' untuk berkemih , bisa dipengaruhi neuron aferen dari frontal cortex, cingulate gyrus, paracentral lobule, basal ganglia ]   =>  respon pons akan diteruskan melalui spinal cord ke saraf tepi  =>  spinal refleks  ke bladder=> miksi/tidak miksi SIMPATIS (T12-L2) : tidak kencing (kontraksi sfingter interna, inhibisi detrusor) PARASIMPATIS (S2-S4): kencing n. pudendus (S2-S4) :  mengatur kontraksi sfingter uretra eksterna   secara somatis (tergantung pada beberapa faktor, misal pada Kegel, saat batuk/bersin/tertawa akan terpicu) Dari  Lindsay: Jalur simpatis: A...

ACUTE MEDULLARY COMPRESSION/SPINAL CORD COMPRESSION

Gambar
Membahas khusus tentang kompresi karena tumor/kanker. 1) ETIOLOGI: tumor tumbuh cukup besar untuk menekan dura => menekan struktur neurologi. Jika kanker di vertebra , maka akan menghancurkan vertebral column dan membuat tidak stabil. 2) DIAGNOSIS: a) Anamnesis:  nyeri (lokal atau radikuler mengikuti nerve root yg terdampak) => OLDCART.  NYERI TIDAK BERKURANG/MEMBURUK DENGAN BERBARING. kekakuan otot terasa berat => kelemahan otot gangguan sensoris  konstipasi, retensi urin cari tau penyebab dari kankernya (riw. penyakit, riw. pengobatan, gejala lain yang mungkin mengarah pada situs kanker) b) Pemfis untuk: assessment massa (jika teraba dari luar) assesment medula spinalis (neurologis - motorik, tonus, sensorik, refleks) tenderness c) Penunjang penting: vertebral x ray , MRI (paling baik adalah gadolinium enhanced MRI) 3) TATALAKSANA: EMERGENSI!  karena penekanan yang terjadi di awal dapat mengakibatkan KERUSAKAN PERMANEN fungsi neurologis dari spinal ...

CARPAL TUNNEL SYNDROME

Gambar
1) ETIOLOGI: biasanya karena  trauma penjepitan akibat gerakan berulang (profesi, misal: penjahit, tukang ketik) 2) DIAGNOSIS a) Manifestasi klinis kesemutan, nyeri terbakar, seperti ditusuk lokasi 3,5 jari palmar APE HAND  ( jempol tidak bisa diabduksikan /ditegakkan siku-siku dengan sisi palmar tangan dan jari lainnya melengkung ke sisi palmar ) TENAR ATROFI b) Pemfis khusus:  PHALEN (punggung tangan ditempelkan dan ditekankan ke tengah selama 30-60s, kalo ada nyeri menjalar di area n. medianus => +) FLICK (kalo dikibas, nyerinya ilang => +)  TINEL (ketuk area n. medianus, nyeri menjalar sepanjang n. medianus => +),  O SIGN (jempol dan telunjuk kedua tangan membentuk rantai dan saling menarik, jika tidak kuat menahan => +) c) Pem. penunjang: EMG, nerve conduction test (menentukan severity) .  GANGGUAN KOMPRESI SARAF MENGAKIBATKAN DEMYELINASI. 3) TATALAKSANA a) Umum (semua pakai) aerobic fitness (kurangi olahraga yang menekan pergelangan ...

GUYON CANAL SYNDROME

Gambar
1) DEFINISI: sindrom penjepitan N. ULNARIS yang melewati GUYON CANAL 2) Manifestasi Klinis:  Gejala hampir sama dengan CTS, tapi: di penyebaran n. ulnaris => 1,5 jari lateral, palmar dan dorsum ATROFI HIPOTENAR , INTEROSEI BENEDICTION HAND , bedanya kalo di Guyon Canal Syndrome dia menjadi seperti itu karena jari 4 dan 5 tidak bisa diluruskan. Pemfisnya pake Tinel juga, tetapi diketuk di area hipotenar (di kanal Guyon-nya) . Froment test: menjepit kertas pake jempol dan sisi radial telunjuk , jika sendi IP sampai menekuk => + 3) MANAJEMEN: see CTS

PERONEAL PALSY

1) DEFINISI: paralisis N. PERONEUS SUPERFISIALIS atau N. FIBULARIS SUPERFISIAL oleh berbagai sebab (bisa kompresi, trauma, fraktur, dsb.) 2) Gejala: drop foot (tidak bisa mengangkat bagian depan kaki) 3) Tatalaksana: kebanyakan respons dengan KONSERVATIF. Istirahat Menghilangkan faktor pemicu seperti menyilangkan kaki Ankle foot ortosis untuk menstabilkan gait akibat drop foot.  PEMBEDAHAN sesuai kausa, misal fraktur atau kompresi yang tidak respons dengan konservatif.

TARSAL TUNNEL SYNDROME

Gambar
1) DEFINISI: penjepitan N.TIBIALIS saat melalui FLEXOR RETINACULUM setinggi ankle atau lebih distal 2) ANATOMI TARSAL TUNNEL 3) Manifestasi Klinis:  See CTS , tetapi pada persebaran n. tibialis.  PENYEBARAN NYERI TARSAL TUNNEL SYNDROME Tinelnya dilakukan POSTERIOR DARI MALEOLUS MEDIALIS . Tes khusus => dorsofleksi eversi akan menimbulkan nyeri menjalar yang hebat. 4) MANAJEMEN: see CTS , tapi untuk terapi yang lokal, lokasinya berbeda. Splinting malamnya dilakukan dalam posisi plantarfleksi.

KOMPRESI N. RADIALIS/SATURDAY NIGHT PALSY

Gambar
1) ANATOMI N. radialis berjalan di SPIRAL GROOVE pada OS HUMERUS . Cabang dalam yang menembus otot supinator dinamai  posterior interossei nerve. 2) Gejala DROP HAND  Gangguan SENSORIS DI PUNGGUNG 3,5 JARI (jari I, II, III, 1/2 dari IV), LENGAN, SIKU BELAKANG NO REFLEKS TRISEP 3) Terapi konservatif ( see CTS ) dilanjutkan EMG bila tidak ada perbaikan selama 6 minggu.

PLEKSUS BRACHIALIS

Gambar
Gambar skematik Plexus Brachialis: proximalnya kanan, distalnya kiri ASAL SERABUT SARAF: N. musculotaneous: C5-C7 N. axilaris: C5-C6 N. medianus: C5-C7 (lateral cord), C8-T1 (medial cord) N. ulnaris: C7 (mempersarafi flexor carpi ulnaris) C8-T1 N. radialis: C5-T1 PLEXUS BRACHIALIS terdiri atas: - Root (radiks saraf yang pertama keluar): C5, C6, C7, C8, T1 - Trunk: C5-C6 membentuk UPPER trunk C7 trunk sendiri, MIDDLE trunk C8-T1 membentuk LOWER trunk - Division: SEMUA TRUNK punya 2 divisi: anterior, posterior tapi UPPER dan MIDDLE trunk, ANTERIOR DIVISIONNYA lebih atas sedangkan LOWER trunk, POSTERIOR DIVISIONNYA yang di atas - Cord ANTERIOR DIVISION dari upper dan middle trunk --> LATERAL CORD POSTERIOR DIVISION dari semua trunk --> POSTERIOR CORD ANTERIOR DIVISION dari lower trunk --> MEDIAL CORD (soalnya di sisi ulnar) - Branches (nervus) LATERAL CORD --> N. MUSCULOCUTANEOUS POSTERIOR CORD --> N. AXILARIS dan N. RADIALIS LATERAL + MEDIAL CORD --> N. MEDIANUS MEDIAL ...

GUILLAIN BARRE SYNDROME

Gambar
Manifestasinya bermacam-macam, tapi yang paling sering adalah ACUTE INFLAMMATORY DEMYELINATING POLYRADICULONEUROPATHY . 1) Definisi: immune-mediated acute ascending polineuropathy rapid progresif yang merupakan life-threatening emergency. 2) Patogenesis dan Etiologi: hipersensitivitas tipe 4 (delayed type), cell-mediated terhadap antigen nervus perifer protein mimikri : demyelinasi (kerusakan Schwann cell) => AIDP, perusakan axon (jika di node Ranvier) => AMAN, AMSAN riw. diare/ISPA yang sudah selesai : bukan infeksi yang masih berlangsung bisa karena vaksinasi/post op antibodi yang terlibat: antiGM1 dan antiGD1a-b, ANTIgq1b 3) Diagnosis: a) Gejala dan Tanda Tipikal : kebas di jari-jari, kelemahan otot ekstremitas bawah (onset AKUT) selama 2-4 minggu setelah riw. infeksi ringan (biasanya respirasi/GI). Kelemahan akan naik (ascending , walaupun bisa juga descending )  ke tangan, nervus cranialis, dan OTOT RESPIRASI => GX RESPIRASI. SIMETRIS LMN POLINEUROPATI rapid progres...

MYASTHENIA GRAVIS

Gambar
1) Patofisiologi: penyakit AUTOIMUN akibat ANTIBODI terhadap RESEPTOR NIKOTINIK ACh POST SINAPS. Timus berperan dalam maturasi limfosit T, tetapi kadang muncul T-cell patogen pada hiperplasia/infeksi timus, memicu autoimunitas dan produksi anti-AChR (tapi peran timus pada MG dengan Ab lainnya belum diketahui) Antibodi berikatan dengan reseptor asetilkolin , sehingga asetilkolinnya tidak bisa menempel ke reseptor. Aktivasi komplemen oleh antibodi juga menghilangkan lekukan membran otot post sinaps sehingga jumlah reseptornya berkurang. Antibodi juga meningkatkan penghilangan reseptor asetilkolin. Reseptor asetilkolin dalam tubuh: nikotinik: di otot rangka dan ganglion (termasuk di otot ekstraokuler, levator palpebra), bisa diblok oleh obat-obat -curare muskarinik: reseptor postganglion dalam organ viscera, bisa diblok oleh atropin Jenis-jenis antibodi pada MG, adalah anti: reseptor nikotinik ACh  muscle specific tyrosine kinase (MuSK): membantu clustering dari reseptor nikotinik ...

SPINA BIFIDA

Gambar
1) Definisi: Salah satu neural tube defect. Bentuk yg paling sering adalah MYELOMENINGOKEL (keliatan dari luar, kulit intak, terdapat kecacatan - kelumpuhan ekst. bawah, gx sensoris, gx bladder bowel, disfungsi kognitif). 2) Patofisiologi: intinya adalah neural tube gagal menutup (terjadi pada usia gestasi 17-30 hari, sering ibu masih tidak sadar kalo hamil). Arkus vertebra tidak terbentuk dengan sempurna , sehingga sebagian meningen menonjol keluar bersama CSF dan atau myelumnya. [Neural tube defect yang paling sering adalah ANENSEFALI dan MYELOMENINGOKEL. Anensefali disebabkan dari kegagalan penutupan dari ujung rostral neural tube sehingga terbentuk otak dan tengkorak yang inkomplet.] 3) KLASIFIKASI: SPINA BIFIDA CYSTICA: terdapat kista,  berisi meningen + CSF (meningocele) atau + myelum (myelomeningocele). bentuk khusus yg paling PARAH dari ini adalah MYELOSCHISIS/MYELOCELE (myelum tidak berpenutup dan keluar ke permukaan) SPINA BIFIDA OCCULTA: yang ASIMTOMATIS, baru ketah...

ENSEFALOKEL

Gambar
DEFINISI: Salah satu bentuk neural tube defect , ada benjolan di kepala , bisa di wajah (frontal) atau belakang kepala (oksipital)

HIDROSEFALUS

Gambar
1) DEFINISI: distensi aktif sistem ventrikular otak yang disebabkan aliran CSF keluar tidak adekuat dari titik produksi ke titik absorpsi menuju sirkulasi sistemik. Meningkatkan TIK juga. Jika ventrikel membesar, tapi TIK tetap => normal pressure hydrocephalus (NPH),  sebabnya sering tidak jelas. 2) ANATOMI  a) BAGIAN-BAGIAN SISTEM VENTRIKEL Keterangan: foramen Monro = intraventricular foramen aqueductus Sylvii = cerebral aqueduct b) ALIRAN LCS DALAM VENTRIKEL LCS mengalir dari ventrikel lateral ke ventrikel 3 melalui foramen Monro dari ventrikel 3 ke ventrikel 4 melalui aquaduktus Sylvii dari ventrikel 4 lalu terpisah menjadi dua jalur ke  ruang subarachnoid :  melalui foramen Magendii (median aperture) ke spinal , melalui foramen Luschka (lateral aperture) ke sekitar brainstem . masuk sinus dura  => vena jugularis 3) ETIOLOGI:  KONGENITAL: malformasi, toxoplasmosis kongenital  DIDAPAT: perdarahan, lesi massa, ...