ACUTE MEDULLARY COMPRESSION/SPINAL CORD COMPRESSION

Membahas khusus tentang kompresi karena tumor/kanker.

1) ETIOLOGI: tumor tumbuh cukup besar untuk menekan dura => menekan struktur neurologi. Jika kanker di vertebra, maka akan menghancurkan vertebral column dan membuat tidak stabil.


2) DIAGNOSIS:
a) Anamnesis: 
  • nyeri (lokal atau radikuler mengikuti nerve root yg terdampak) => OLDCART. NYERI TIDAK BERKURANG/MEMBURUK DENGAN BERBARING.
  • kekakuan otot
  • terasa berat => kelemahan otot
  • gangguan sensoris 
  • konstipasi, retensi urin
  • cari tau penyebab dari kankernya (riw. penyakit, riw. pengobatan, gejala lain yang mungkin mengarah pada situs kanker)
b) Pemfis untuk:
  • assessment massa (jika teraba dari luar)
  • assesment medula spinalis (neurologis - motorik, tonus, sensorik, refleks)
  • tenderness
c) Penunjang penting: vertebral x ray, MRI (paling baik adalah gadolinium enhanced MRI)


3) TATALAKSANA:
EMERGENSI! karena penekanan yang terjadi di awal dapat mengakibatkan KERUSAKAN PERMANEN fungsi neurologis dari spinal cord jika tidak segera ditangani. Kompresi spinal cord menjadi fatal jika terjadi pada REGIO CERVICAL (C4 ke atas) karena bisa terjadi paralisis otot respirasi yang tidak bisa ditangani dengan ventilator.

Tujuan (ada 3):
a) Relief of pain berdasarkan WHO CANCER PAIN RELIEF LADDER:
b) Relief of compression (ini termasuk usaha utk mempertahankan c) Stabilitas spine)
  • pembedahan spinal dan/atau vertebra
  • +- terapi steroid: untuk mengontrol edema spinal cord, mengurangi nyeri, dan memperbaiki klinis pasien => sebagai terapi adjunctive (
    • dexamethason: awal 2 x 8 mg => diturunkan ke 2 x 4 mg setelah radioterapi selesai selama 4 hari selanjutnya sampai dosis terendah (2 x 0,5 mg) diturunkan setiap 4 hari. Dosis naik jika terdapat perburukan neurologis.
d) Terapi massa penyebab (kemo, radioterapi, hormonal)
Jaringan tumor menentukan terapi. Ada yang sensitif kemo (Hodgkin, small cell lung cancer), radiosensitif (limfoma, myeloma), hormonal (Ca mammae, prostat). SCC sering terjadi di thoracic spine, diikuti lumbosacral dan cervical.


4) PROGNOSIS: ditentukan dari BERAPA LAMA spinal cord tertekan, LOKASI massa pada kolum spinalis, dan JENIS JARINGAN dari massa

Komentar