SISTEM SARAF OTONOM
As seen on Lindsay, 2010
Terbagi menjadi simpatis dan parasimpatis.
Sistem saraf otonom diatur oleh sistem limbik, hipotalamus, dan formasio retikularis. Serabut dari sini bersinaps dengan neuron preganglionik di
- simpatis: kolumna intermediolateral T1-T12
- parasimpatis: nukleus N. III, N. VII, N. IX, N. X, medula spinalis segmen S2 dan S4
Jalur simpatis: Dari kolumna intermediolateral,
- serabut preganglion (white ramus, bermyelin) => ganglion simpatis => postganglion (grey ramus, nonmielin) => pembuluh darah, kel. keringat, m. piloerektor
- serabut preganglion (membentuk N. splanchnicus) => ganglion prevertebralis (coeliac, mesenteric) => organ visceral. Tiap level ada ganglion dan organ visceralnya sendiri-sendiri
- T1: dilatasi pupil
- T2-T3: akselerasi kardiak
- T4-T5: bronkodilator
- T6-T8: kel. adrenal
- T9-T12: usus
- L1-L4: VU
T9 ke bawah akan menurunkan aktivitas otot polos dan mengaktifkan sfingter
Jalur parasimpatis: dari atas masuk ke nukleus-nukleus kranialis
- Nukleus Edinger Westphal => preganglion N. III => ganglion siliaris => postganglion => m. siliaris, sfingter pupilae
- Nukleus superior salivatorius => preganglion N. VII => ganglion sfenopalatina dan submandibuler => postganglion => kelenjar submandibular, sublingual, dan lakrimal
- Nukleus inferior salivatorius => preganglion N. IX => ganglion otik => postganglion => kelenjar parotis
- Nukleus dorsalis => preganglion N. X => dinding organ viseral torakal dan abdominal => postganglion => otot polos respirasi, GIT, dan kardiak
- Radiks ventralis S2-S4 => pleksus pudendus (dari radiks sampai pleksus adalah preganglion) => nervus-nervus pelvik => neuron postganglion pendek langsung di dinding bladder, rectum, dan genital
Neurotransmiter
- parasimpatis: pre dan postganglion sama-sama asetilkolin
- simpatis: yang ke
- kel. keringat, pembuluh darah otot lurik: pre dan postganglion sama-sama asetilkolin
- pembuluh darah, jantung: pre- nya asetilkolin, post- nya NE
- adrenal: pre-nya asetilkolin, lalu memicu adrenal menheluarkan epinefrin dan NE
Penyakit-penyakit spesifik:
- Hipotensi ortostatik idiopatik: degenerasi neuron postganglion simpatis, degenerasi neuron preganglion simpatis pada kolumna intermediolateral T1-T12
- neuropati autonom diabetikum: kerusakan neuron postganglionik simpatis dan parasimpatis
- GBS: keterlibatan ujung aferen/eferen refleks kardiovaskuler
- disfungsi otonom pada quadriplegia: lesi servikal tinggi => memotong semua jalur otonom, kecuali N. kranialis
Jalur miksi cek Neurogenic Bladder
Fungsi pencernaan dan seksual: diatur di level kortikal oleh lobulus parasentral (inisiasi/inhibisi volunter defekasi)
- simpatis:
- ganglion coeliac relaksasi (gaster dan usus), kontraksi sfingter interna
- pleksus hipogastrik: inhibisi ereksi
- parasimpatis:
- N. X: gastric emptying, peristalsis usus
- S2-S4: peristalsis kolon desenden menuju anus, ereksi, ejakulasi
- lesi myelum komplet:
- atonia usus => retensi fekal
- tonus sfingter ani eksterna (-)
- pria: refleks ereksi memanjang lalu hilang (ereksi dan ejakulasi -)
- wanita: sensasi dan lubrikasi vagina -
- lesi konus: pola UMN dan LMN usus campuran, hilangnya sensasi genital dan refleks ereksi-ejakulasi
- lesi kauda ekuina: sfingter ani eksterna flaksid: retensi fekal, overflow cairan fekal
Komentar
Posting Komentar