Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2025

KLASIFIKASI BARROW

Gambar
 Merupakan klasifikasi pada caroticocavernous fistule. Penjelasan: Tipe A: terdapat koneksi langsung antara ICA intrakavernosa dengan sinus kavernosa Tipe B: terdapat dural shunt antara ICA intrakavernosa dengan sinus kavernosa Tipe C: terdapat dural shunt antara cabang meningeal ECA dan sinus kavernosa Tipe D: kombinasi B dan C Tipe A disebut tipe direk, lainnya indirek. Terapi endovaskuler untuk tipe direk adalah oklusi tear pada ICA.  Terapi endovaskuler untuk tipe indirek antara lain oklusi transarterial dari cabang feeding artery atau oklusi transvena dari sinus kavernosus.

PEMERIKSAAN RNS UNTUK MYASTHENIA GRAVIS

Gambar
 Berdasarkan Sanders (2002) , karena buku EMG Unair kopasnya kurang sesuai. Tindak lanjutnya: jika Dec > 10% pada RNS Prox. muscle (deltoid): consistent with MG jika Dec < 10% pada RNS Prox. muscle: masih Possible MG, dilanjutkan dengan RNS fasial atau Single-Fiber EMG

GANGGUAN BELAJAR PADA ANAK

1. GANGGUAN MEMBACA (DISLEKSIA): gangguan belajar yang paling banyak ditemukan Definisi: proses kesulitan belajar yang mempunyai ciri khas dalam pengenalan kata yang akurat dan tepat, rendahnya kemampuan dalam hal pengejaan dan pengkodean Manifestasi klinis: gang. bahasa ekspresif :  sulit membedakan bunyi huruf (sabtu vs saptu, rumah vs ruma) gang. artikulasi sulit mengucapkan kata dengan banyak suku kata salah menggunakan istilah: misalnya menggunakan 'panjang' untuk 'lama', 'tebal' untuk 'dalam' sulit mengingat bentuk huruf sehingga sulit menulis abjad dari a-z sesuai urutan sulit menyusun huruf gang. memori jangka pendek dan working memory : sering ketinggalan barang, salah meletakkan barang gang. sequencing, organizing: susah mengatur buku pelajaran, sulit menuntaskan pekerjaan sesuai deadline, kesulitan menetapkan skala prioritas gang. koordinasi motorik kasar dan halus: sulit mengikat tali sepatu, menggunting, mewarna tanpa keluar batas slow proce...

EPIKONDILITIS LATERALIS (TENNIS ELBOW)

Gambar
Anatomi: Mill's test: supinasi wrist melawan tahanan dari pemeriksa (DeJong). Prosedur berdasarkan video di bawah: diawali dengan fleksi elbow, palpasi epikondilitis lateral, fleksikan maksimal wrist, lalu ekstensikan elbow. Cozen's test: ekstensi wrist melawan tahanan dari pemeriksa Menghasilkan nyeri di epikondilus lateralis.

APLEY SCRATCH TEST

Gambar
 

SPURLING SIGN

Gambar
Ini merupakan pemeriksaan pada nyeri leher ( cervical radiculopathy ). Prosedurnya: kepala pasien diekstensikan secara pasif  kemudian dirotasikan ke sisi yang terkena diberikan tekanan ke bawah Interpretasi: positif jika terdapat nyeri menjalar dari leher ke ekstremitas atas ipsilateral dengan arah rotasi

BASSET SIGN

Gambar
  Basset sign: tanda untuk tendinitis genu. kaki pasien lurus. lalu titik paling nyeri (biasanya di inferior pole patella) dipalpasi. nyeri hilang pada fleksi lutut 90 derajat → Basset sign (+)

NYERI LUTUT

  Pes anserina → pes anserinus adalah struktur anatomi, yaitu conjoined tendon dari m.sartorius, gracilis, dan semitendinosus. penyakitnya adalah pes anserina tendinitis.   nyeri di medial lutut. Quadricep tendinitis → quadricep di atasnya genu jadi harusnya nyerinya di atas genu? → TERNYATA SAMA merupakan nama lain ‘jumper’s knee’ = Tendinitis genu → nama lainnya adalah jumper’s disease. nyerinya bisa di bawah atau atas genu Iliotibial band syndrome → nyeri di lateral lutut. Iliotibial band adlh jar.ik. padat yg tersusun dari tendon m.tensor fascia lata dan gluteus maksimus ke sisi lutut H ouseMAID knee / carpet layers knee (ngepel, nyangganya di lutut), nama lain dari bursitis genu , nyeri disertai bengkak di depan genu. riwayat kerja yang banyak berlutut

NYERI NEUROPATI DIABETIK (PAINFUL DIABETIC NEUROPATHY)

 Berdasarkan Konsensus Penatalaksanaan Nyeri Perdossi 2019.  1. PATOFISIOLOGI: ada dua mekanisme nyeri pada neuropati diabetik, yaitu: Perifer: aktivitas ektopik sensitisasi nosiseptor interaksi abnormal antar serabut saraf sensitivitas terhadap katekolamin Sentral: sensitisasi sentral reorganisasi sentral hilangnya kontrol inhibisi 2. ANAMNESIS: Sensorik:  nyeri seperti terbakar, tertusuk, tersetrum (dan nyeri-nyeri aneh lainnya), alodynia (contoh: tidak mau pakai selimut karena sakit kalo kena kain), hiperalgesia, disestesia nyeri memberat malam hari => gangguan tidur, cemas, depresi => menurunnya QoL baal hilang keseimbangan (mata tertutup) astereognosis borok tidak nyeri Motorik: gangguan kordinasi: sering tersandung, kedua kaki bertabrakan parese distal/proksimal: sulit naik tangga, sulit bangkit dari kursi/lantai, terjatuh gerakan halus tangan terganggu: sulit putar kunci, buka toples ibu jari tertekuk Otonom: gangguan berkeringat sensasi melayang pada posisi ...

CHRONIC VESTIBULAR SYNDROME (KRITERIA DIAGNOSIS)

 Berdasarkan sumber CVS: berlangsung bulanan sampai tahunan. Beberapa di antaranya: 1. PPPD ( Persistent Postural Perceptual Dizziness ): > 3 bulan, muncul pada sebagian besar hari tanpa provokasi tapi dapat dieksaserbasi, gejala hilang timbul menyebabkan gangguan fungsi yang signifikan 2. Bilateral Vestibulopathy : cirinya adalah CVS yang memberat dengan kegelapan atau tanah yang tidak rata, tidak muncul gejala saat duduk, pemeriksaan VOR (-) atau berkurang. 3. Tumor fossa posterior KRITERIA DIAGNOSIS Persistent Postural-Perceptual Dizziness : Kriteria A-E harus terpenuhi A. 1 atau lebih: dizziness , unsteadiness , non-spinning vertigo , muncul sebagian besar hari (> 15 hari dalam 30 hari), selama 3 bulan atau lebih (dapat bertahan berjam-jam, tetapi bisa berkurang dan meningkat keparahannya, dan tidak harus ada sepanjang hari) B. Gejala persisten tanpa provokasi spesifik, tetapi diperberat oleh 3 faktor: postur tegak , gerak aktif/pasif, paparan stimulus visual bergerak...

BAMFORD CLASSIFICATION OF STROKE

Gambar
 

TOAST CLASSIFICATION OF STROKE

Gambar
  Note: Pasien dengan komorbiditas jantung yang dapat menyebabkan kardioemboli belum tentu strokenya yang sekarang itu karena kardioemboli.

PEMERIKSAAN FUNGSI KOGNITIF

  As seen in Lindsay.  Gangguan hemisfer dominan 1. Pola bahasa: - ragu-ragu: afasia ekspresif (motorik) - lancar: afasia reseptif ( sensorik) 2. Apakah mengerti perintah sederhana/kompleks?  - tidak bisa: afasia reseptif 3. Minta pasien menamai obyek - tidak bisa: afasia nominal 4. Apakah bisa membaca dengan benar? - tidak: disleksia 5. Apakah bisa menulis dengan benar? - tidak: disgrafia 6. Minta pasien melakukan hitung serial 7 (100-7, -7, -7, dst) - tidak bisa: diskalkulia 7. Minta pasien memilih salah satu obyek dari sekelompok obyek - tidak bisa: agnosia Gangguan hemisfer nondominan 1. Apakah pasien bisa tahu jalan di bangsal/jalan pulang ke rumah? - tidak bisa: agnosia geografikal 2. Bisa berpakaian sendiri? - tidak: dressing apraxia 3. Apakah dapat menyalin bentuk geometris? - tidak: apraksia konstruksional Pemeriksaan memori 1. immediate: minta pasien mengulang urutan 5-7 angka acak ( digit span) 2. recent : minta pasien menceritakan riwayat penyakit sekarang, la...

ANAMNESIS PADA PASIEN NEUROLOGI

As seen in Lindsay's Neurology and Neurosurgery 5th ed.   Apapun keluhan utamanya, tentukan onset (termasuk akut/gradualnya) , frekuensi, durasi, dan faktor pencetus . 1. Sakit kepala - lokasi - sifat (berdenyut, tumpul) - waktu (pagi?) - faktor yang memperberat/memperingan - gejala penyerta (muntah, gangguan penglihatan) 2. Gangguan penglihatan - gangguannya: satu atau dua mata? hilang penglihatan sebagian/total? lapang pandang? - diplopia - halusinasi: gambaran nyata atau hanya bentuk/warna? - ilusi 3. Penurunan kesadaran - mengarah kejang? (mengigit lidah, inkontinensia, kelojotan tangan/kaki) - cedera kepala? - penggunaan alkohol atau obat-obatan - gejala kardio/respi 4. Gangguan berbahasa/bicara - artikulasi - pengungkapan - pemahaman 5. gangguan motorik: (seperti di atas, ditambah faktor yang memperingan) - kelemahan - gangguan koordinasi (keseimbangan) - gerakan involunter 6. gangguan sensorik (seperti di atas, ditambah faktor yang memperingan) - nyeri - kebas/kesemutan - lo...