Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

AFASIA

Gambar
1) DEFINISI: gangguan berbahasa 2) JENIS a) Motorik: gangguan area Broca => lobus frontal  => tidak bisa membentuk dan mengulang kata, bisa mengerti, grammar terganggu b) Sensorik : gangguan area Wernicke  => lobus temporal  => tidak bisa mengerti dan mengulang kata, bisa membentuk kata c) Global : tidak bisa membentuk, mengerti, dan mengulang kata  d) Transkortikal: disebabkan lesi bulan sabit di perbatasan ACA dan ACM =>  bisa mengulang , tapi tidak bisa mengerti (transkortikal sensorik ) atau membentuk kata (transkortikal motorik ), grammar terganggu e) Konduksi: bisa membentuk dan mengerti kata, tetapi tidak bisa mengulang f) Anomik: hanya tidak bisa menamai Notes: Jika mengecek komprehensi dengan memerintahkan pasien melakukan sesuatu, maka jangan ditirukan gerakannya. Jadi,  misalnya ketika meminta pasien mengangkat tangan, pemeriksa jangan mengangkat tangan juga. Afasia global vs vegetative state:  vegetative state: sle...

HINTS EXAM

Gambar
1) DEFINISI: H ead I mpulse, N ystagmus, T est of S kew examination. HINTS Plus: + acute sensorineural hearing loss (bedakan dengan hearing loss Meniere yang gradual). Dilakukan pada pasien dengan Acute Vestibular Syndrome (jadi vertigo kontinyu saja). Originally dia hanya bisa membedakan stroke posterior dengan neuritis vestibularis 2) KOMPONEN a) Head impulse test (membedakan sebab sentral dan vestibular neuritis): menilai integritas refleks vestibulookuler. Jika abnormal => disrupsi VOR, yang disebabkan oleh lesi pada struktur aferen vestibular perifer, nukleus vestibular, atau neuron eferen. Pasien diminta melihat lurus ke hidung pemeriksa,  Pemeriksa memegang kepala pasien di kedua sisi  Kemudian ditolehkan 30 derajat ke kanan/kiri pelan-pelan sebelum dikembalikan lagi dengan cepat ke tengah Perhatikan apakah iris mata mengikuti arah gerakan/tidak Jika anak mata bergerak sesuai arah gerakan kepala tapi nanti balik ke arah hidung pemeriksa (corrective saccade) >> ...

SECONDARY STROKE PREVENTION IN ATRIAL FIBRILLATION PATIENT

Gambar
0) PENDAHULUAN Stroke emboli => sekitar 140 dari 1000 kejadian stroke. RF stroke meningkat dengan usia, urban > rural, L > P. AF meningkatkan disabilitas dan mortalitas pasien stroke iskemik, juga risk second stroke  (pasien AF dengan stroke: jika sudah pernah stroke, risk naik 2,5 x lipat untuk stroke lagi) => pencegahan rekurensi perlu! Tapi, sebelum melakukan penanganan pencegahan stroke pada AF, harus dicari dan ditangani dulu faktor-faktor risiko lain: HT, rokok, DM, dislipidemia, alkohol. Berdasarkan  AHA/ASA 2021 Stroke Prevention Guideline  pada pencegahan kardioembolisme (stroke dan TIA): Pada nonvalvular AF, oral antikoagulan (-gatran/ direct thrombin inhibitor , -xaban/inhibitor faktor Xa, warfarin/antagonis vit. K) direkomendasikan, tidak melihat itu AF paroksismal, persisten, permanen Pada AF tanpa moderate-severe mitral stenosis maupun katup jantung mekanik, -gatran dan -xaban lebih direkomendasikan dibanding warfarin Atrial flutter: aturannya s...

PREGABALIN (UNTUK NYERI NEUROPATI)

Gambar
0) PENGANTAR: NYERI a) KOMPONEN DAN JENIS Nyeri memiliki komponen sensorik + kognitif + motivasi. Jenisnya ada nosiseptif, nosiplastik, neuropatik. Pertemuan ketiganya adalah mixed (kasusnya lebih banyak, terutama kronis). [Nosiplastic pain sering tdk teridentifikasi karena dikira psikosomatis >> functional/dysfunctional pain. Misalnya IBS, fibro, headache, vulvodynia, interstitial cystitis >> yg paling sering dijumpai adalah IBS dan fibro. Definisi nosiplastic pain dari IASP:   Pain  that arises from altered nociception despite no clear evidence of actual or threatened tissue damage causing the activation of peripheral nociceptors or evidence for disease or lesion of the somatosensory system causing the  pain.] b) Lokasi tersering chronic pain: 1) back, 2) lower back, 3) head.  c) MANAJEMEN Dalam menangani nyeri, yang harus diliat pertama adalah KOMPONEN NEUROPATI ADA ATAU TIDAK karena banyak ditemukan pada nyeri kronis. Jadi setelah tanya skor ...