Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

PRIMARY CENTRAL NERVOUS SYSTEM VASCULITIS (PACNS)

Dari sini  dan ini Disebut juga primary angiitis of CNS atau CNS vasculitis adalah penyakit radang pembuluh darah yang jarang, mengenai otak dan med. spinalis, tanpa keterlibatan sistemik/penyakit jar. ikat. Etiologi: tidak diketahui, walaupun ada beberapa pemicu patogen infeksius seperti V. zoster. Mungkin terkait dengan cerebral amyloid angiopathy (amyloid-beta-related angiitis) . Patofisiologi: dianggap sebagai proses noninfeksius, berasal dari aktivasi sistem imun yang berpusat dari aktivasi sel T. MMP-9 juga termasuk efektor. Angiitis terkait beta amiloid itu karena amiloidnya tidak bisa 'dibersihkan' sehingga menumpuk di pembuluh darah korteks dan leptomeningeal. Efeknya: inflamasi, menyumbat aliran darah, iskemia, dan infark jaringan dengan hemorage (kadang-kadang) Histo-PA: vaskulitis pada pembuluh darah kecil dan medium pada arteri parenkim dan leptomeningeal. Subtipe  granulomatous: dominan MN, granuloma, sel multinucleated dinding pembuluh darah  limfositik: do...

EPILEPSI DAN PUASA RAMADAN

Gambar
Rangkuman artikel ini : Ada pasien yang karena mengalami ketosis akibat puasa, kejangnya jadi lebih terkontrol. Tapi ada juga yang semakin parah kejangnya, terutama pada pasien dengan kondisi metabolik atau tidak patuh ASM. Perubahan metabolik akibat puasa Ramadan: - tubuh bergeser dari penggunaan glukosa sebagai sumber energi primer => asam lemak dan badan keton => dapat menurunkan seizure threshold sehingga meningkatkan risiko kejang - hipoglikemia merupakan pemicu kejang - dehidrasi => gangguan elektrolit (hiponatremia, hipernatremia) - sahur dan salat subuh => bisa membuat kurang tidur => kejang - diet tinggi lemak tinggi protein yang mirip diet ketogenik mungkin bermanfaat mengurangi kejang  - puasa meningkatkan laju inhibisi dari aktivitas neuron, sedangkan diet ketogenik mengurangi produksi epileptic discharge => ketika berjalan bersama dapat menimbulkan efek antiepileptik, tapi masih membutuhkan penelitian lebih lanjut - perlu cek glukosa berkala, cek leve...

BACLOFEN

 Indikasi ( MIMS ):  pengobatan gejala spastisitas dari otak (untuk usia < 6 tahun ke atas) terutama karena CP infantile, CVA, neoplastik, degeneratif.  pengobatan spasme otot pada penyakit medula spinalis (batasan usia sama dengan di atas) Dosis: dewasa: dosis awal 15 mg/hari : 3. Rentang optimum: 30-75 mg anak 6- < 18 th: dosis awal 0,3 mg/kg/hari : 4. Rentang optimum: 0,75-2 mg/kg/hari.  > 8 tahun : bisa hingga 60 mg/hari.  6-8 tahun: 30-40 mg/hari pasien HD: 5 mg/hari Dimakan dengan makanan (dc). Farmakodinamik : agonis reseptor GABA-B pada level otak dan medula spinalis Farmakokinetik: (sumber sama seperti di atas) absorbsi: 70-85% bioavailability. Peak plasma concentration 2-3 jam setelah menelan. Absorbsinya dose-dependen, meningkat dengan peningkatan dosis. distribusi: tidak bisa melewati blood-brain barrier (konsentrasi CSF < plasma). plasma protein binding 30% metabolisme: di liver dan usus eliminasi: half life pendek 2-6 jam, ekskresi rena...

INJEKSI TRIGGER FINGER

Gambar
Surface anatomy : kita perlu melakukan penentuan lokasi tendon fleksor A1 pulley Lokasi pulley A1: - ibu jari: tepat di proximal lipatan MCP ibu jari - jari 2: distal dari lipatan transversal proksimal - jari 3: di antara lipatan transversal proksimal dan distal - jari 4-5: 1 cm dari distal lipatan transversal distal Pada pasien dengan trigger finger, dirasakan ada nodul yang bergerak bersama dengan fleksi jari. Lokasi injeksinya di dekat situ (di bawah pulley A1). Jangan menginjeksi tendon. Alat dan bahan: - sarung tangan - kasa steril - kapas - alcohol 70% - spuit 1cc/3cc dengan jarum no. 25 G => spuit 3 cc needle 1cc - lidocaine - triamcinolon acid - plester Racikan: triamcinolon/lidocain 1cc(10 mg)/1cc, atau triamcinolon saja 1 cc Setelah menentukan lokasi injeksi (di bawah pulley A1), langkah menyuntik : - ditandai, lalu desinfeksi - masukkan jarum sudut 30 derajat sedalam 1 cm, minta pasien menggerakkan jari, jika jarumnya bergerak => sudah pas - aspirasi lalu injeksi (jika...

INJEKSI CARPAL TUNNEL SYNDROME

Gambar
 Alat-bahan habis pakai: - larutan anestesi (lidocaine/xylocaine 1% tanpa epinefrin 2-3 ml) - larutan steroid: triamcinolon acetonide 10-20 mg (1 vial triamcinolon = 50 mg/5 mL) atau dexametason 5 mg - needle no. 23 G/25 G (jarumnya spuit 3 cc/1cc) - syringe 5 ml - antiseptic solution - handscoon  - gel - kapas - kassa - plester Posisi pasien duduk dengan lengan supinasi Langkah: - ambil obat (bisa triamcinolon aja sampai 20 mg atau triamcinolon/lidocaine 10 mg/1cc => total 2 cc). spuit 3 cc, jarum 25 G (jarum spuit 1 cc) - tentukan lokasi flexor carpi radialis dan palmaris longus dengan memfleksikan secara pasif pergelangan tangan (palmaris longus yang menonjol di tengah saat fleksi, FCR di lateralnya yang lebih dekat dengan jempol) - radial approach: lokasi injeksi di antara kedua tendon ini ATAU ulnar approach: lokasi injeksi di sisi ulnar dari palmaris longus, jarum diarahkan ke jari manis - jarak injection site 1 cm dari pergelangan tangan (wrist crease) - desinfeksi, ...