WARFARIN
Warfarin merupakan vit. K antagonist yang dapat digunakan untuk prevensi stroke sekunder pada valvular AF. (Bisa juga pada nonvalvular AF, tapi pada NVAF lebih direkomendasikan NOAC). Namun, adjustment dosis perlu dikawal dengan ketat. Bagaimana caranya?
Guideline for Warfarin Management in the Community, 2016 (Queensland, Australia) => diupdate Februari 2024
Dalam guideline ini, prevensi sekunder stroke dianggap penggunaan untuk 'low thromboembolism risk' (tidak perlu bridging dengan antikoagulan parenteral short-acting). Sebelum memulai pengobatan, CEK INR BASELINE dulu. Selain itu, pikirkan kondisi-kondisi berikut sebagai pertimbangan inisiasi dosis lebih rendah (rentang dosis inisiasi 2-4 mg):
- usia > 75 th
- riw. perdarahan
- baseline INR > 1,4
- obat lain yang mungkin mempengaruhi metabolisme warfarin
- komorbiditas (misalnya HT, CVA, stroke iskemik, sakit jantung, ginjal)
- operasi mayor kurang dari 10-14 hari sebelumnya
- pasien nil per os atau malnutrisi
- start hari 1: 3 mg/hari
- hari ke 3 (target INR 2-3): lihat tabel di bawah. Pokoknya
- INR < 1,3 maka naik jadi 4 mg/hari.
- INR 2-2,5: diturunkan separuhnya mulai jadi 1,5 mg sampai 0,5 mg, semakin besar INR semakin kecil dosis hariannya.
- INR > 2,5: stop warfarin, lalu ulang INR dalam 3-5 hari, jika warfarin tetap diindikasikan, ulang dengan dosis lebih kecil.
- < 1,5: naikkan dosis mingguan 20%
- 1,5-1,9: naikkan dosis mingguan 10%
- 3,1-3,4: kurangi dosis mingguan 10% (boleh tidak berubah)
- 3,5-3,9: pertimbangkan kurangi 1 dosis DAN menurunkan dosis mingguan 20%
- 4-4,5: turunkan dosis mingguan 20% ATAU tunda dosis berikutnya (jika ada peningkatan sensitivitas warfarin, lihat kondisi di atas). Lanjut dosis rendah jika sudah masuk target INR
- Life threatening/clinically significant (tidak life threatening/bukan di critical organ) + INR >= 1,5: stop warfarin. Berikan vit. K 5-10 mg IV dan PCC (prothrombin complex concentrate) 50 unit/kg atau FFP 15 cc/kg. Cek INR berkala hingga stabil.
- Minor bleeding: stop warfarin, ulang INR besoknya, dan sesuaikan dosis warfarin sesuai cara maintenance. Jika bleeding risk tinggi atau INR > 4,5, pertimbangan vit. K 1-2 mg PO atau 0,5-1 mg IV
- Tanpa bleeding:
- INR > 10: stop warfarin, berikan vit. K 2-5 mg PO (kalau dosisnya lebih tinggi = INR susah naik kalau start warfarin lagi). Kalau risiko bleeding tinggi, pertimbangkan PCC. Cek INR dalam 12-24 jam jika cuma diberikan vit. K, 30-60 menit dan ulang dalam 12-24 jam jika dikasi PCC. Lalu lanjutkan cek INR 1-2 hari sekali seminggu berikutnya. Ulang warfarin kalau INR sudah masuk range.
- INR 4,5-10: stop warfarin. Kalau risiko bleeding tinggi, berikan vit. K 1-2 mg PO atau 0,5-1 mg IV. Cek INR dalam 12-24 jam lalu ulang warfarin kalau INR sudah masuk range
- INR 3-4,5: kurangi atau tunda dosis warfarin berikutnya sesuai cara maintenance. ulang warfarin kalau INR sudah masuk range. INR kalau cuma naik < 10% tidak perlu pengurangan dosis
Note: risiko bleeding tinggi: perdarahan mayor dalam 4 minggu terakhir, pembedahan mayor dalam 2 minggu terakhir, trombositopenia dengan platelet kurang dari 50.000/mikroliter (normal platelet 150.000-450.000/mikroliter)
Komentar
Posting Komentar