PATOFISIOLOGI GLIOBLASTOMA RELAPS

  • evolusi subklonal dan heterogenitas intratumor: subklon yang berbeda dalam tumor mengalami perubahan genetik dan epigenetik yang unik yang memungkinkannya menghindari terapi dan merepopulasi tumor setelah pengobatan. Contohnya adalah RAS/GEF GTP-dependent signaling pathway yang tidak terdapat pada populasi bulk tumor, tapi mengalami mutasi pada sel tunggal
  • peran signaling pathway: epidermal growth factor receptor (eGFR) pathway adalah jalur pensinyalan yang paling sering berubah pada glioblastoma. Mutasi/amplifikasi eGFR dapat berujung pada terpicunya pertumbuhan dan survival tumor. Jalur lain, seperti jalur p53 dan IDH juga berperan dalam kekambuhan glioblastoma (menyebabkan resistensi pengobatan dan progresi tumor)
  • microenvironment tumor: terdiri dari berbagai sel non-kanker seperti astrosit, mikroglia, dan sel endotel yang berinteraksi dengan tumor untuk menciptakan lingkungan protumorigenik. Misalnya, cancer associated fibroblast dapat mensekresi faktor pertumbuhan yang mendorong proliferasi dan invasi sel tumor. Microenvironment juga dapat melindungi sel tumor dari pengawasan imun dan agen terapeutik
  • modifikasi epigenetik: perubahan epigenetik, seperti metilasi DNA dan modifikasi histon dapat mengatur ekspresi gen yang terlibat dalam pertumbuhan tumor, invasi, dan resistensi terhadap terapi, misalnya MGMT merupakan prediktor respons yang umum terhadap agen alkilasi seperti temozolamid


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENINGITIS TB

TERAPI EPILEPSI (ANTI SEIZURE MEDICATION/ASM)