INTERVENSI NYERI LUTUT
GENERATOR NYERI LUTUT: ada intraartikuler dan ekstraartikuler (mis. bursitis). Untuk menentukan generator nyerinya, tekan di medial (pes anserine), lateral (iliotibial band), dan suprapatella, cari yang sakit mana. Lihat juga apakah ada float patella (tanda efusi).
Intraartikuler yang cukup banyak: OSTEOARTHRITIS (OA). Salah satu tanda OA adalah krepitus, tapi krepitus lutut bisa karena tendinopathy juga.
- Indikasi intervensi nyeri: OA tingkat 1-3
- Macam injeksi:
- steroid (kambuh dalam 4-6 minggu). Regimennya: Triamcinolon: 10-40 mg (2-3 cc). Bisakah disimpan obatnya kalau sisa? Ideally, jangan, tapi obat bisa dipakai minimal 24 jam, jadi bisa dipakai pada pasien yang berbeda pada hari itu juga.
- dextrose (disebut juga proloterapi, lebih baik dari steroid, lebih jelek dari platelet-rich plasma/PRP). Regimennya: Dextrose intraarticular 5cc
- PRP (efek terapi lebih lama), dilakukan 3x seminggu. Note: Post injeksi proloterapi dan PRP, obat minumnya paracetamol saja, jangan NSAID karena bisa mengganggu kerja kedua regimen tersebut. Aspirin sebagai stroke prevention boleh tetap lanjut
- stem cell (masih dikembangkan)
- hyaluronat. Penggabungan triamcinolon dan hyaluronat bagaimana? Jarang penelitiannya, mungkin karena kalau gabung sama triamcinolon => efek hyaluronat jadi tertutup/kurang, jadi sebaiknya memang tidak dikombi. Pada kasus di mana pasien berpotensi tidak kembali/jarang kontrol setelah kena steroid (yang tiap 4-6 minggu harusnya diulang), hyaluronat dapat diberikan bersama dengan triamsinolon, terutama gr 1 dan 2
- Teknik injeksi: (baca ulang!)
- pasien tidur, lutut diganjel bantal 20-30 derajat
- USG cari suprapatellar hipoekoik. Probe awalnya sagital terus transverse.
- Jika banyak efusi, ambil efusi dulu dengan jarum 5 cc, tapi kalau jumlah sepertinya tidak banyak, pakai jarum 3cc. Aspirasi sehabisnya, diambil pelan-pelan, kemudian kultur siapa tau septic arthritis. Kapan berhenti kalau tidak habis-habis? Tidak ada ketentuan, pengalaman dr. Widodo, Sp.S (K) RSSA: sampai 50 cc saja. Pada pasien dengan banyak efusi, inflamasi masih aktif sekali, maka pilihannya steroid saja. Baru masuk obatnya kalau cairan habis. Ganti spuit
- Approach injeksi bisa lateral, midlateral, maupun suprapatelar, tapi karena lateral access sering kena fat, jadi pakai suprapatelar saja (atau mid lateral). Bisa dari mana-mana aja sebenarnya karena hasilnya tetap sama.
BURSITIS PES ANSERINA: bursitis dari bursa yg melapisi 3 tendon otot (sartorius, gracilis, semitendinosus). Di medial >< di lateral (dan lebih sakit) pada iliotibial band syndrome. Cara mengeceknya: Protuberantia tibialis tarik medial. Itu pes anserina, sakit apa tidak kalau ditekan
MONITORING: Post injeksi, periksa lagi nyeri, kekakuan (pas solat/bersila), dan kegiatan sehari-hari (tiga komponen ini ada dalam kuesioner WOMAC, pada dasarnya melihat nilai pre-post, kalau menurun berarti obatnya bekerja)


Komentar
Posting Komentar