TRANSCRANIAL DOPPLER (TCD)

1) DEFINISI: pemeriksaan ultrasonografi yang bertujuan untuk mengukur blood flow velocity dari vaskuler basal intraserebral (pembuluh darah besar), BUKAN CEREBRAL BLOOD FLOW (ada rumusnya sendiri). Yang dideteksi juga cuma 'mean' flow velocity. 


2) MANFAAT:

  • bisa mendeteksi emboli yang masih jalan-jalan (circulating)
  • bisa menilai vasospasme
  • mengidentifikasi perubahan blood flow pada fase dini stroke (tidak bisa dilakukan oleh MRI/A kepala)
  • mendeteksi patent foramen ovale (menyebabkan gangguan extracranial flow)
  • menilai cerebral sirkulatori arrest pada MBO
  • deteksi feeding arteri AVM: jika beda flow (?) nya cukup jauh, berarti itu feeding arteri
  • membantu dalam memasukkan trombolisis (thrombolytic by TCD) dan memantau perkembangan pasca trombolisis 
  • dan masih banyak lagi


3) PRINSIP PEMERIKSAAN

peningkatan kecepatan (MFV) karena apa?

- stenosis

- vol. darah meningkat

- dua-duanya

pulsatility index: melihat obstruksi pembuluh darah distal (bukan tempat yg diperiksa, tapi distalnya). PI normal: 0,5-1,1. klo meningkat → ada obstruksi

kalo penyempitan di proximal: penurunan flow velocity

gelombang TCD ada yang naik dan turun. gelombang naik, berarti aliran mendekati transducer. jika turun, maka aliran menjauhi transducer.

klo cardiac output meningkat, untuk maintain CBF → velocity nya diturunkan

PaCO2 meningkat → vasodilatasi → kecepatan aliran bertambah


2) TEKNIK PEMERIKSAAN

Lokasi Insonasi : Transorbital, Transtemporal, dan Transforamina (Suboksipital). Dahi tidak dijadikan tempat insonasi karena tebal dan merupakan jalur udara (sinus).

  • Transorbital : dilakukan dengan mata pasien tertutup, posisi probe tegak lurus 
    • A. Ophtalmica 
    • A. Carotid Siphon.
  • Transtemporal : 
    • ACM (M1 dan M2)
    • ACA
    • ACP
    • P.Comm
  • Transforamina: 
    • A.Vertebralis
    • A.Basilar

3) INTERPRETASI TCD
  • Cek arteri mana yang diperiksa (lihat depth)
  • Lihat mean flow velocity
  • Lihat pulsatility index (PI). Normal 0,8-1,1
  • khusus SAH, untuk menilai vasospasme => Lindegard Ratio (see below)


4) TEMUAN-TEMUAN PENTING PADA PERUBAHAN HEMODINAMIK

Atherosclerosis dan cerebral vasospasm: peningkatan MFV melebihi 2 standar deviasi. Stenosis = < PI 0,5.

Deteksi emboli : adanya HITS (High-intensity transient signal => suara berdesing).

Lindegard Ratio (LR) adalah sebuah parameter dari transcranial doppler (TCD), yang ditentukan dengan membagi mean flow velocity a. cerebri media (ACM) dan a. karotis interna (ICA) ekstrakranial. Parameter ini + nilai mean flow velocity-nya itu sendiri menilai derajat vasospasme pada perdarahan subarakhnoid (SAH). Nilainya dapat dilihat di tabel atas
trombolysis in brain ischemia (TIBI) → mengukur sisa aliran pembuluh darah pasca trombolisis, ada grade 0-5 (5 normal)


++ TCD bisa diletakkan di atas burr hole, tapi tidak perlu dilakukan
kejang berkelanjutan, kecepatan alirannya pake PET atau SPECT
TCD: lihat flow velocitynya dahulu

kenapa atherosclerotic? krn PI > 1,2
stenosis lihat pada flow velocity nya

cerebral circulatory arrest: ada gelombangnya kecil2, ini BUKAN MATI BATANG OTAK

klo belum vasospasme oral, klo sdh vasospasme: intraarterial CCB

TCD biasanya keluar dari CBT dan gabung sama bidang yg lain


CBF = CPP/ CVR






Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENINGITIS TB

TERAPI EPILEPSI (ANTI SEIZURE MEDICATION/ASM)