TUMOR MEDULLA SPINALIS/TUMOR MYELUM
Ada primer (berasal dari parenkim medula spinalis dan jaringan dalam kanalis spinalis termasuk meningen, serabut saraf, jaringan lemak, tulang, dan pembuluh darah) dan sekunder.
PRIMER
EPIDEMIOLOGI
Primer dan sekunder: Sering pada usia 20-50 tahun, laki dan perempuan sama besar.
Tumor primer spinal terbanyak:
- 70-80% IDIM
- 25% ekstramedular
- 20-30% IDEM
Jenis terbanyak pada dewasa menurut CBTRUS adalah meningioma (38,9%), pada anak-anak adalah tumor ependimal (23,3%).
Lokasi terbanyak di segmen thorakal (50-55%)
KLASIFIKASI
(Primer dan sekunder) Berdasarkan lokasi anatomi dibagi menjadi ekstradural, intradural ekstramedula (IDEM), dan intradural intramedular (IDIM).
- Ekstradural: tumor primer tulang
- IDEM: meningioma, schwannoma, neurofibroma, ependimoma filum terminal, kordoma, sarkoma
- IDIM: astrositoma, ependimoma, hemangioblastoma
MANIFESTASI KLINIS:
NYERI
- nyeri lokal vertebral: sering pada ekstramedular (EDEM)
- radikuler: sering pada IDEM
- funicular/tract pain (nyeri dengan lokalisasi yang jelek dan disestesia karena gangguan jalur sensorik): sering pada IDIM tapi IDIM jarang nyeri
tanda UMN: muncul pada awal di ekstramedular, pada akhir di intramedular
tanda LMN: prominen dan difus pada intramedulary
bisa ditemukan deformitas pada tumor EDEM yang berasal dari vertebra
Catetan mba Ita:
Tumor Medula Spinalis:
1. Ekstradura (krn meta >>, limfoma)
2. IDEM (meningioma >>)
3. IDIM (glioma, ependimoma)
Ekstradura
- nyeri punggung tergantung lokasi
- dorsal : sensoris terganggu
- lateral : bisa brown sequard
- progesifitas cepat krn paling banyak metastase
- kompresi medspin sesuai tinggi lesi, diikuti disfungsi uri et alvi (akhir2)
IDEM:
- Gejala bisa nyeri radikular, parestesi, lama2 kompresi medspin
- Bisa Parese spastik, sensorik terganggu
- nyeri krn kena kolumna posterior
IDIM:
- gangguan uti et alvi di awal2
- nyeri radikular <<
- gangguan sensoris di awal2
Kemoterapi intratekal
Dengan intratekal kemoterapi harapannya bisa tembus bbb
Caranya mirip LP?
Omaya? Ga perlu tusuk bolak balik, di dharmais sering dilakukan biar ga usah
x. PATOFISIOLOGI
Tumor metastasis dapat menyebar melalui Batson venous plexus (a network of valveless veins in the human body that connect the deep pelvic veins and thoracic veins - Wikipedia).
x. DIAGNOSTIK
Gejala dan tanda klinis:
- tumor ekstradura: nyeri radikuler, setinggi lesi
- IDIM: jarang nyeri
MRI vertebra, bisa dilakukan whole spine jika curiga MBD. Lesi litik biasanya metas.
x. TATALAKSANA
Pembedahan, bisa tidak dilakukan pada pasien dengan MMT 4-5. Tekniknya posterior stabilization atau vertebral augmentation. Ditentukan berdasarkan SINS score (note: spinal meningioma, skoring SINS bisa dipake juga, klo SINS-nya stable maka observasi atau radioterapi (pada metas))
Pada metastasis, tatalaksana tumor primer. Kalau primernya paru, ada kemungkinan membutuhkan radioterapi.
++
Spinal metastase
seringnya di ekstradura karena pleksus Batson, primernya sering paru, breast.
MRI spinal hipointens T1 dan hiperintes T2
pain management: juga perlu diterapi dgn kombinasi neuropati (dr. DER: + gabapentin). kortikosteroid diberikan pada kasus akut dan nyeri hebat (boleh dexa atau MP. dikejar anti inflamasinya dibanding edema)
bifosfonat, zometa: utk menghambat reabsorbsi tulang oleh osteoklas → isinya ibandronat (3-4 minggu sekali diberikan)
Spinal cord compression bisa dikasi steroid
No spinal cord compression itu maksudnya seperti tidak ada paraparese
alur berwarna: lihat KPS (cutoff 40) → sistemik → stabilitas (SINS rendah, no surgery) → Bilski → histologi (radiosensitif, radioresisten)
radioterapi: targetnya adalah local control
pada meta spine bisa diberikan steroid 3 x 125 mg
MR DER 190224
SUSP. TUMOR MYELUM EXTRADURA
Extradura dan IDEM klinisnya tidak bisa dibedakan karena lokasinya hampir sama, hanya kena otonom/motorik/sensorik dulu. Tapi asalnya berbeda. Extradura asalnya dari bone → bisa nyeri bandlike setinggi lesi dan radikular di bawah lesi. Metastasis dari keganasan limfa/darah biasanya intradura.
Tiroid lebih menyebabkan metas spinal cord dibandingkan hepatocellular carcinoma, pastikan tiroidnya benign/maligna lebih dulu dg hasil PA
Linear enhancement pd wholespine dicari ependimoma
IHK EMA, GFAP
Perlu lcs utk menentukan csi apa tidak, mencari sel tumor ependimomanya, tapi klo lcs susah, mri wholespine saja
[9/18, 8:46 AM] Ausi: Tumor ependymoma berasal dari sel ependym
- intracranial ependymoma bisa (paling sering intraventrikel, vent IV)
- spinal ependymoma bisa
IHK bisa positif GFAP karena sel ependym itu termasuk sel glia juga
IHK lain EMA
Pasien lesi di C1 bisa mengalami klinis hemiparese karena decuasio masih terletak di C1 (medulla bawah)
Pasien klinis bisa mengalami radicular pain, karena drop metastase masih mungkin ke radix juga
MRI cari penyangatan meningeal, linear enhancement
Pemeriksaan LCS prosedur rutin untuk cari sel tumor
Tatalaksana setelah reseksi --> radioterapi, craniospinal RT
Baca NCCN 2025
[9/18, 8:47 AM] Ausi: Catetan sesi dr der ependymoma lainnya aku lupa case pasien yg mana;
Tumor ependymoma menghasilkan CSF, sehingga mungkin sel tumornya mengalir ke spinal --> kl sudah terdeteksi di spinal (meskipun asymtomatic) --> tetap butuh radioterapi craniospinal karena sudah ada "Drop Metastase"
Sehingga bila ada pasien yg di DD ependymoma harus ditegakkan, karena protokol terapi nya berbeda dengan standart radioterapi, dan tidak pakai TMZ seperti glioblastoma
.png)
Komentar
Posting Komentar