MALFORMASI ARTERIOVENA / ARTERIOVENOUS MALFORMATION (AVM)
x. PATOFISIOLOGI
Meskipun AVM terbentuk akibat abnormalitas pada vaskular saat embriogenesis, tetapi ketika masih anak-anak, plastisitas otak bagus dan AVM-nya masih kecil sehingga belum bergejala. Seiring bertambahnya usia, AVM akan membesar, merekrut pembuluh darah baru, dan mungkin pembuluh-pembuluh darah baru itu akan mengalami stenosis/oklusi yang makin memicu angiogenesis. Akibatnya, arteri dalam nidus akan semakin tipis, arteri feedernya hipertrofi, dan vena drainnya dilatasi => dapat terjadi intranidal aneurisma => semakin prone untuk pecah ketika usia dewasa. (Caplan Stroke)
x. PROGNOSIS
Prognosis (risiko operasi) ditentukan dengan grading Spletzer Martin.
AVM risikonya benign jadi klo blm ruptured ya wait n see saja
Pada pasien dgn AVM, based on penelitian ARUBA https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/STROKEAHA.124.046725 → Kalo ga ruptur jgn sentuh AVM nya, maka carilah riw. stroke ICH nya. Risiko kejang akan naik setelah ruptur, tapi klo kejang pada unruptured jarang menjadi general (klo general maka curiga ruptur). Hi risk rupture (1 feeder, hi flow,vena lebar2, Aneurisma intranidal) → boleh ada tindakan, evaluasi angioarsitektur yg hi risk ini dgn DSA. Klo sdh ruptur maka ada tempat tindakan. Indikasi tindakannya juga klo kejang tdk terkontrol. Kalo ga mau op, bs dilakukan embolisasi. Guideline ARISE AVM https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/STROKEAHA.124.046725
Pada kasus unruptured → eval berkala, kehati2an (yg dieval: ukuran dr imaging misal 6 bln sekali cta atau 1 thn sekali dsa, klinis mis. Apakah kejang terkontrol?, apakah menjadi hi risk ruptur?)
Kasus rupture → jangan ditunggu
CVA ICH AVM MR dr. ROR
untuk menegakkan malformasinya bisa dilakukan angiografi. CTA lebih sensitif pada kelainan arterial. Kalau cavernoma, MRI/A kontras lebih baik (menjadi golden standard). Sebelum DSA harus dilihat dulu struktur angioarsitekturnya, yaitu menggunakan CTA (tidak langsung DSA).
CT scan polos saja tidak bisa memeriksa lebih lanjut AVM, jadi tidak bisa itung Spetzler - Martin.
gambaran ICH kadang tidak selalu konsisten dengan headachenya. Jika headachenya ternyata kronik-progresif, di MRI/A kontras saja. Kalau vascular headache, pakai CTA cukup.
tools curiga vaskuler? sICH score > 3, mungkin kelainan vaskuler.
rekomendasi neuroimaging vaskuler bisa lihat di guideline ICH 2022.
AVM
AVM adalah pintasan arteri ke vena tampak kapiler, membentuk nidus
ada 2 hal yg mempengaruhi pembentukan pembuluh darah: vaskulogenesis dan angiogenesis. Hipoksia memicu vaskulogenesis yg dpt mengarah ke semua orgsn yg disebut angiogenesis namun jgn terlalu lama hipoksia krn jalur genesisnya malah ketutup. Pada minggu ke 4-12 minggu pembentukan neural crest, membentuk pembuluh darah intracranial/extracranial
Vaskulogenesis: terbentuk/tidak?
Angiogenesis: sempurna/tidak? Jika tdk, salah Satunya AVM ini
Vaskulogenesis-angiogenesis berulang tiap 7 th sekali.
Nyeri kepala di perdarahan intraventrikel tak terlalu jelas, tdk ada defisit.
Vaskularisasi ventrikel: dinding anterior → ACA, dinding posterior → a. Choroidalis anterior dan posterior.
SM menilai risk bleeding periop. Jika hi risk sebaiknya multimodal therapy atau do nothing (5-6)
Aneurisma intranidus bisa terjadi dan sangat rawan pecah.
DSA bisa melihat flow juga. Pada fase arteri, aliran vena akan terlihat juga jika ada AVM
Kita harus memperkirakan risiko rerupture:
- lokasi deep
- hi flow
- riw rupture
Embolisasi bisa bersifat kuratif, targeted (mengecilkan), palliativeĺ
SRS: deep location, tapi klo AVM besar, risiko kerusakan sel sekitar biasanya tinggi. Makanya dikecilin dulu pke targeted
Nyeri kepala spt migrain, berdenyut → vaskuler headache.
Volume nidus makin besar → tx lanjutan

Komentar
Posting Komentar