DEFINISI EPILEPSI (BERDASARKAN PEDOMAN TATALAKSANA EPILEPSI PERDOSSI, 2019)
Definisi:
Bangkitan epileptik: manifestasi klinis yang bersifat sementara disebabkan oleh aktivitas listrik yang abnormal dan berlebihan dari sekelompok neuron di otak.
>< Bangkitan refleks: muncul segera dalam hitungan menit atau detik atas stimulasi tertentu. Meskipun muncul dengan provokasi, berulangnya terus-menerus sehingga masuk dalam kriteria epilepsi
DDx: sinkop vasovagal (dipicu kurang makan, suhu terik, berdiri lama), bangkitan nonepileptik psikogenik
Bangkitan epileptik ada yang dengan provokasi (acute symptomatic seizure, misal karena metabolik, stroke, tumor dsb.) atau tanpa provokasi (1) tanpa penyebab yang jelas, 2) karena penyakit dahulu (remote symptomatic seizure), berkaitan dengan lesi otak/SSP sebelumnya atau pada penyakit SSP kronik progresif
Definisi acute symptomatic seizure: muncul dalam 24 jam setelah terjadinya gangguan metabolik yang berat, atau dalam 1 minggu setelah terjadinya gangguan struktural ke otak (seperti stroke atau trauma kepala), dan akan lebih panjang jika terdapat bukti proses berkelanjutan yang mempengaruhi integritas SSP. Pasien dengan acute sympt. seizure yang langsung SE lebih berisiko mengalami epilepsi 3x lipat dibandingkan acute sympt. seizure non SE.
Cut-off acute symptomatic seizure metabolik:
- glukosa <36/>450 mg/dL
- Na < 115 mmol/L
- BUN/Cr >100/>10 mg/dL
- Ca < 5 mg/dL
- Mg < 0,8 mg/dL
Note:
Epileptogenesis tidak mungkin terlalu lama dari kausanya (misal trauma 15 tahun lalu mungkin tidak menyebabkan epilepsi). Kalau terlalu remote causenya, berarti ada second insult. Yang berperan pada early seizure (tidak terlalu jauh dari kausanya): inflamasi.
Jika seseorang kejang setelah sesuatu yang seemingly symptomatic tapi setelah “sebab” dihilangkan tetap kejang, maka jangan-jangan sebenarnya dia itu sudah epileptic brain dari dulu, cuma nunggu pencetus aja (misal otak epileptik asimtomatik, dia kemudian mengalami hipoglikemia => menjadi epilepsi)
Epileptogenesis tidak mungkin terlalu lama dari kausanya (misal trauma 15 tahun lalu mungkin tidak menyebabkan epilepsi). Kalau terlalu remote causenya, berarti ada second insult. Yang berperan pada early seizure (tidak terlalu jauh dari kausanya): inflamasi.
Jika seseorang kejang setelah sesuatu yang seemingly symptomatic tapi setelah “sebab” dihilangkan tetap kejang, maka jangan-jangan sebenarnya dia itu sudah epileptic brain dari dulu, cuma nunggu pencetus aja (misal otak epileptik asimtomatik, dia kemudian mengalami hipoglikemia => menjadi epilepsi)
Epilepsi
- definisi konseptual: kelainan otak yang ditandai dengan kecenderungan terus menerus untuk menimbulkan bangkitan epileptik yang menyebabkan konsekuensi neurobiologis, kognitif, psikologis, dan sosial. Syarat: minimal 1 kali bangkitan epileptik
- definisi operasional:
a. minimal terdapat 2 kali bangkitan tanpa provokasi atau 2 bangkitan refleks dengan jarak antara kedua bangkitan > 24 jam
b. satu bangkitan tanpa provokasi atau satu bangkitan refleks yang kemungkinan terjadi bangkitan berulang dalam 10 tahun ke depan sama dengan bila terjadi 2 bangkita tanpa provokasi/2 bangkitan refleks; dan
c. sudah ditegakkan diagnosis sindroma epilepsi (oleh dokter yang kompeten)
Note:
Lesi otak bisa fungsional.
Tidak ada provoked epilepsy, adanya reflex epilepsy seperti contohnya reading epilepsy.
Komentar
Posting Komentar