Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

JALUR PERINTAH VERBAL

Gambar
Perintah verbal didengar: organon corti => N. VIII (cochlear nerve) => cochlear nucleus (perbatasan pons-medulla oblongata, dorsolateral) => menyilang sebagian besarnya , ada yang tidak => superior olivary complex di rostral medulla-mid pons => lateral lemniscus => inferior colliculus (midbrain) => medial geniculate body (thalamus) => aktivasi bilateral auditory cortex (transverse gyri of Heschl) Perintah verbal dipahami: aktivasi Wernicke's area (angular gyrus perbatasan lobus temporal-parietal) left side Perintah verbal dijalankan: (misal disuruh menggerakkan sesuatu) MENGIKUTI CORTICOSPINAL TRACT : aktivasi primary motor cortex (precentral gyrus) => corona radiata => posterior limb of internal capsule => menyilang di dekusasio piramidalis (medula oblongata) => menuju spinal cord sesuai level, anterior horn => eferen (otot) (misal disuruh mengucapkan sesuatu) [dari Wernicke's area, melalui fasikulus arkuata ] aktivasi Broca's are...

JALUR NYERI

Gambar
Kerusakan jaringan lokal => rusaknya membran sel (fosfolipid).  Fosfolipid à  (diubah oleh fosfolipase) menjadi asam arakhidonat à (diubah oleh cyclooxygenase) menjadi prostaglandin, bradikinin. Prostaglandin, tidak serta merta menjadi nyeri, tetapi ada serangkaian release neurotransmiter dulu sebelum muncul nyeri. Jalur nyeri adalah LATERAL SPINOTHALAMIC TRACT. Ascending: [ free nerve ending menerima rangsang nyeri, afferent fibernya adalah serabut A yang sedikit bermyelin 'penghantar cepat' dan serabut C yang tidak bermyelin 'penghantar lambat'] => berjalan ke spinal cord, memasuki dorsal horn , substantia gelatinosa*   (1st order neuron yang melepaskan substance P )  dan langsung menyilang di level penerimanya (lateral funiculus sisi satunya)  => [spinal cord, brainstem] => thalamus   (2nd order neuron) => somatosensory cortex (3rd order neuron) *substantia gelatinosa: massa neuroglia + neuron kecil yang berbentuk bulan sabit...

SINDROM BATANG OTAK (BRAINSTEM STROKE SYNDROME)

Gambar
Atau ischemic brainstem syndrome, terjadi karena iskemia dari batang otak (transient atau lama). Karena di batang otak banyak nukleus, jadi sindromanya macam-macam. DAFTAR NAMA SINDROM KHUSUS  (lengkapnya baca di bawah) : (yang merah ini Duus, yang tidak diblok DeJong) - Lateral medullary:  Wallenberg - Medial medullary:  Dejerine - Caudal basis pontis (medial pons):  Millard-Gubler  (rule of 4 + N.VII ipsi) => a. basilaris - Sindroma red nucleus (mesensefalon):  Benedikt  (N. III ipsi dan tremor kontralateral) => a. basilaris  - Sindroma cerebral peduncle (mesensefalon):  Weber  (N.III ipsi dan hemiplegia kontralateral) => ACP Midbrain syndrome: paramedian penetrating vessels of rostral basilar artery , semua ada parese N. III, ditambah Weber: kontralateral hemiplegia, mengenai cerebral peduncle (anterior) Claude: kontralateral hemiataxia, mengenai tegmentum (posterior) dan superior cerebellar peduncle Benedikt: Weber + Claude...

REFLEKS CAHAYA

Gambar
  Keterangan: Ketika cahaya masuk ke satu mata, cahaya akan ditangkap oleh retina (fotoreseptor) . Rangsang dari sana dibawa oleh n. optik (II) . N. optik menyilang di chiasma opticum, mengikuti traktus optik. Sebagian besar serabut nervus ini bersinaps di lateral geniculate body, tapi sedikit serabutnya bersinaps di pretectal nucleus (midbrain, level superior colliculus). Neuron dari sini bersinaps dengan neuron di  Edinger Westphal nucleus ( atau accessory oculomotor nucleus) untuk kedua mata . Dari sini, muncul n. oculomotor (eferen fiber) => ciliary ganglion => short ciliary nerve memicu m. sfingter pupillae untuk berkontraksi dan mengkonstriksikan pupil. Mata yang disinari, jika pupilnya mengecil, maka akan menjadi refleks cahaya langsung (+) Mata yang tidak disinari pupilnya mengecil, maka akan menjadi refleks cahaya tak langsung atau konsensual (+) Lesi n. optik satu mata dan nukleus pretektal (aferen) menyebabkan jika mata yang sakit disinari, maka tidak ak...

PENAMPANG MELINTANG MEDULLA SPINALIS

Gambar
  Keterangan: Bentuk gray matter horn dan luas white matter berbeda dalam setiap level karena: - Gray matter bergantung dari jumlah jaringan yang dipersarafi. Cervical dan lumbar banyak mempersarafi kaki dan tangan, jadi gray matternya paling besar. - White matter bergantung dari ascending tract, semakin ke atas ascending fibernya semakin banyak, jadi cervical memiliki white matter paling luas.

TRAKTUS PIRAMIDALIS (TRAKTUS KORTIKOSPINAL)

Gambar
Awal perjalanan: motor cortex => corona radiata (cerebral white matter) => posterior limb of internal capsule => cerebral peduncle (dua tonjolan di anterior midbrain?) => pons => medulla, lalu terbagi dua => ada sebagian kecil serabut yang tidak menyilang => akan diteruskan ke anterior funiculus (sekumpulan neuron yang terbungkus dalam perineurium) menjadi ANTERIOR CORTICOSPINAL TRACT  (mengontrol otot-otot axial/trunk) => anterior commisure of the spinal cord => (medulla lower end) menyilang di dekusasio piramidalis (80-85%) => lateral funiculus (LATERAL CORTICOSPINAL TRACT) (mengontrol otot-otot limb)  => diteruskan ke bawah dan berbelok sesuai segmen masing-masing