MEDICATION OVERUSE HEADACHE (MOH)
1) PENDAHULUAN: termasuk dalam SECONDARY headache.
Pemakaian analgesik berkepanjangan dapat menyebabkan withdrawal headache. MOH biasanya berawal dari penderita headache primer episodik akut, lalu menjadi kronik sehingga minum obat terus >> medication overuse. MOH bisa karena pake obat berlebihan/kombinasi obat terlalu banyak (walau dosisnya ga overdose masing-masingnya).
2) Epidemiologi
Wanita : pria = 3 : 1
3) PATOFISIOLOGI: Perubahan proses nyeri di otak (melibatkan serotonin, upregulasi mediator vasoaktif, sensitisasi sentral)
a) sensitisasi (peningkatan area nosiseptif, polimorfisme gen dopamin dan drug dependent pathway)
b) disfungsi pain-processing pathway (area periaqueductal grey matter untuk modulasi) dan reward system (mesocorticolimbic dopamine, n. accumbens >> adiksi). saat obat dihentikan, area pain processing otak kembali normal, tetapi area adiksi tetap abnormal >> MOH BISA BERULANG
c) perubahan volume grey matter
d) sistem nyeri lateral yang mendeteksi lokasi nyeri kurang aktif
4) DIAGNOSIS
Kriteria ICHD-3:
a) NYERI KEPALA 15 HARI =< DALAM 1 BULAN
b) karena PAKAI OBAT 10-15 HARI sebulan selama > 3 BULAN (PCT, NSAID, ASA 15 hari, obat lain 10 hari)
c) ada NYERI KEPALA PRIMER (diagnosis medication overuse tidak bisa berdiri sendiri, harus ada diagnosis primary headache-nya juga)
5) TERAPI:
a) EDUKASI
- yang menimbulkan nyeri kepala adalah penggunaan obat berlebihan, perlu distop
- bisa withdrawal effect 5 hari-2 minggu (maksimal 4 minggu)
- pasien harus yakin bawah sakit kepala bisa berhenti dengan tidak minum obat
b) tujuan terapi: STOP OBAT, TX FARMAKO + NONFARMAKO, CEGAH KAMBUH
- Cara stop (detox) obat ada dua, semuanya dilakukan selama 2 bulan:
- stop blas : lebih efektif
- batasi 2 hari/minggu untuk minum obat
- Farmakologi:
- Obat yang risk MOH-nya:
- Hi >> opioid (codeine), caffeine, ergotamin >> stop bertahap
- Mod >> triptan, tramadol
- Low >> PCT, ASA, NSAID >> stop langsung
- Obat profilaksis (migraine dengan MOH):
- onabotulinum toxin A inj. 155 U-195 U interval 3 bulan
- topiramat dengan titrasi lambat >> target 100 mg/hari : 2
- Bagaimana jika ketika obat distop, lalu SAKIT KEPALA?
- kasih obat golongan berbeda/diberikan obat golongan yang lama secara terbatas (untuk akut tok)
- steroid (prednison/prednisolon max 60 mg)
- amitriptilin max 50 mg
- Terapi tambahan sesuai gejala: antiemetik, preventif: TCA. valproat, topiramat.
- Cara menghindari MOH
- pastikan diagnosis betul migraine (mengganggu ADL, fotofobia, mual?)
- kenali kebiasaan minum obat pasien
- mild headache, kasih analgesic ringan. severe, kasih triptan. jangan semua disamain
- akut saja (diberikan selama < 10 hari)
- hindari codein
Komentar
Posting Komentar