FIBROMYALGIA
1) Epidemiologi: lebih sering mengenai wanita muda dan paruh baya
2) DIAGNOSIS:
Berdasarkan kriteria dari ACR, 2010
Berdasarkan Widespread Pain Index (WPI) dan Symptom Severity (SS).
Yang termasuk fibromyalgia adalah:
a) WPI >= 7 dan SS >=5, atau WPI 3-6 dan SS > 9
b) Gejala muncul dengan tingkat yang sama selama minimal 3 bulan
c) ekslusi penyebab lain
3) Klasifikasi
Grup 1: nyeri tekan/severitas moderate: most people
Grup 2: nyeri tekan/severitas severe: long term prognosis poor
Grup 3: nyeri tekan/severitas little
4) Diagnosis banding: paling sering dibingungkan dengan polymyalgia rheumatica
fibromyalgia >< polymyalgia rheumatica
central sensitization syndrome artritis kronis autoimun
inflamasi (-) inflamasi >>
nyeri tersebar nyeri lokal: bahu, punggung, biasa unilateral
lab (N) lab: LED >>
morning stiffness < 1 jam
5) TERAPI
a) Non farmakologi:
- menurunkan anxiety
- cognitive behavioral therapy
- meningkatkan optimisme
- sleep hygiene
- exercise
- yoga (modest evidence)
- hyperbaric O2 tx
b) Farmakologi (kebanyakan antikonvulsan dan antidepresan off label karena dianggap dapat menurunkan sensitivitas terhadap nyeri)
- duloxetine: (tersedia dalam kapsul 30 dan 60 mg) 30-60 mg/hari (kalo di penelitian, dosis bisa sampai 120 mg/hari, durasi terapi sampai 12 minggu)
- pregabalin (tersedia dalam kapsul 50, 75, 150 mg): mulai 50 mg malam, dititrasi (/minggu) dua kali sehari sampe maksimal 600 mg/hari (berdasarkan penelitian).
- milnacipran (tidak ada di Indonesia)
- amitriptilin (tidak utama karena efek samping >>): low dose, titrasi. 12,5-50 mg/hari.
NO EVIDENCE: OPIOID, NSAID, HIPNOTIK, tender point injection
6) PROGNOSIS: baik jika gx tidur dan depresinya resolve


Komentar
Posting Komentar