BENIGN POSITIONAL PAROXYSMAL VERTIGO (BPPV)
[THIS DRAFT IS INCOMPLETE!]
1) MANIFESTASI KLINIS:
- menimbulkan sensasi berputar berat
- timbul episodik
- diprovokasi gerakan kepala
- +/- mual muntah
- keringat dingin
Pemeriksaan fisik dapat dilakukan DIX-HALLPIKE MANUVER. Pada pemeriksaan, kepala dimiringkan ke sisi yang sakit duluan (mis. pusing saat menoleh ke kiri, maka periksanya miring ke kiri duluan).
Deskripsi nistagmus:
- muncul saat menoleh ke mana
- horizontal/vertikal/torsional upbeat/downbeat
- fase cepat ke mana
HARUS DIULANG untuk mengevaluasi fatigue (BPPV nistagmusnya akan fatigue/menghilang kalau manuvernya diulang, tapi sentral tidak).
X) TEMUAN PEMERIKSAAN BERDASARKAN TIPE BPPV
- Kanal posterior: pada Dix Hallpike manuver, upbeat torsional nystagmus fase cepat ke sisi lesi
- Kanal anterior (jarang): pada Dix Hallpike manuver, downbeat
- Kanal horizontal: pada Dix Hallpike tidak muncul nistagmus. pada Supine Roll (posisi supinasi => kepala dimiringkan 90 derajat ke satu sisi => amati nistagmus, jika sudah reda/tidak ada nistagmus => miringkan 180 derajat, jadi ke sisi berlawanan), muncul nistagmus geotropik (mengikuti arah gravitasi) atau apogeotropik (melawan gravitasi)
- kanalolitiasis horizontal: geotropik, lebih kasar pada sisi lesi
- kupulolitiasis horizontal: apogeotropik, lebih kasar pada sisi yang sehat: karena kanalnya yang sakit adalah sisi sebaliknya
2) TATALAKSANA: manuver reposisi kanal hanya boleh dilakukan jika pasien ada nistagmus posisional yang khas karena dapat memperburuk outcome jika pasien ternyata TIA
a) MANUVER REPOSISI
EPLEY MANUVER (tujuan untuk reposisi canalith pada BPPV kanal posterior):
- baring ke sisi sakit dengan kepala menggantung 15-20 derajat selama 20-30 s (posisi kepala noleh kanan 45 derajat ke sisi yang sakit)
- kepala putar 90 derajat (sehingga jadi 45 derajat hadap sisi sehat)
- baring 30 s
- seluruh badan dihadapkan ke sisi sehat, kepala 45 derajat noleh menghadap alas tidur
- baring 30 s
- bangun
- ulangi 3 x atau sampai ada perbaikan
MANUVER SEMONT (reposisi kanal posterior):
- duduk
- kepala menoleh 45 derajat ke sisi sehat
- baring ke sisi sakit selama 30 s-2 menit
- baring ke sisi kontralateral selama 1 menit
- duduk
MANUVER LAMPERT ROLL (atau Barbeque roll, reposisi kanal horizontal/lateralis)
- berbaring telentang
- menoleh ke sisi sehat 90 derajat
- badan ikut kepala, baring posisi lateral dekubitus, dipertahankan 15 detik (dari buku Bunga Rampai Vertigo) (di video 30-60 detik)
- lalu kepala miring lagi 90 derajat bersama badan. Begitu seterusnya sampai kembali ke posisi supinasi
- duduk
b) LATIHAN BRANDT DAROFF
- duduk tegak di pinggir tempat tidur dengan kedua tungkai tergantung
- kedua mata tertutup
- kepala miring 45 derajat ke kiri
- baringkan tubuh miring 30 s ke sisi kanan
- duduk kembali 30 s
- kepala miring 45 derajat ke kanan
- baringkan ke sisi lain 30 s
- duduk
- diulang 5 x masing-masing sesi, pagi - siang - malam setiap hari selama 2 minggu atau 2x sehari selama 3 minggu
c) Farmakologi:
- dimenhidrinat 4 x 50 mg
- diphenhidramin 4 x 25 mg
- betahistin messilat 3 x 12 mg
- betahistin HCL 8-24 mg/hari
- cinnarizine (menekan fungsi vestibular, biasanya untuk vertigo sentral): 3 x 15-30 mg atau 1 x 75 mg
Note: terapi farmakologi dapat tidak efektif karena yang benar-benar terapeutik adalah manuver reposisi. BPPV tidak membaik dengan betahistin

Komentar
Posting Komentar