PARASOMNIA
1) DEFINISI: 'tidur yang aneh'.
2) JENIS-JENIS (dan terapi): Dibagi menjadi dua kelompok besar
a) Parasomnia REM: terjadi pada 1/3 akhir tidur. Terapinya SSRI (supresan REM)
- REM behavior disorder: pada usia tua (50-60 tahun, L > P).
- Patofisiologi: Disebabkan kerusakan substansia nigra atau nucleus pedunculopontine (dopamin <<). Penurunan neuron di locus coeruleus.
- Klinis mimpi buruk/kekerasan. Disertai mimpi, pergerakan sesuai mimpi (dream enactment) yang jika menggelisahkan atau kekerasan dapat menyebabkan injuri pada pasien atau teman tidurnya, saat bangun pasien ingat mimpi dan kejadian. Atonia fisiologis pada tidur REM menghilang.
- RF: Parkinson, antidepresan, alkohol
- Tx: benzo, melatonin, pramipexole (tx RBD utama)
- NIGHTMARE: Pada PSG, stadium REM lebih lama. Biasanya pada balita 2-5 tahun. Bedanya dengan sleep terror, nightmare adalah mimpi yang menakutkan, tapi kalo sleep terror, mimpinya tidak jelas walaupun sering teriak dan menyerang saat tidur.
- Sleep paralysis menjelang bangun
b) Parasomnia NREM: terjadi pada 1/3 awal tidur. Terapinya benzodiazepine.
- SOMNAMBULISME/sleep walking: pada PSG, didapatkan bangun singkat pada stadium NREM 3-4. Pasien dengan somnambulism, kunci ruangan, jangan tidur di lantai 2 supaya tidak membahayakan.
- sleep terror (ketakutan yg intens, berteriak, menangis)
- sleep related eating disorder
- confusional arousal (bangun kebingungan)
Komentar
Posting Komentar