FAAL TIDUR

0) Orang tidur karena homeostatic drive dan circadian drive.

1) FASE TIDUR: Ada dua jenis tidur, NREM dulu baru REM, tetapi sepanjang tidur akan terjadi siklus NREM dan REM bergantian. Tidur dimulai dengan periode pendek NREM 1 => 2 => 3 => 4 => REM.
  • NREM 1: Mudah bangun oleh suara, yang muncul pertama adalah gelombang ALFA (bangun rileks), lama-lama low voltage
  • NREM 2: Lebih sulit bangun, gelombang otak K-COMPLEX, SLEEP SPINDLES (sleep spindles penting untuk membentuk memori)
  • NREM 3: SLOW WAVE SLEEP, HI-VOLTAGE
  • NREM 4: NREM PALING DALAM, SLOW WAVE >>, HI VOLTAGE
  • REM: ATONIA-areflexia, gelombang otak SAWTOOTH, THETA, slow alpha, MIMPI (yang gampang diingat). REM Latensi 60-90 menit. REM adalah 15-20% dari tidur malam.
NREM II lebih dominan pada dewasa, NREM III-IV lebih dominan pada anak-anak

2) REKAMAN EEG SAAT TIDUR:
Beta (bangun) => alfa (merem dan tenang) => theta (NREM 1) => sleep spindles dan k-complex (NREM 2) => delta (NREM 3-4) => beta (REM, mirip saat bangun tapi ada paralisis otot)

3) PERUBAHAN FISIK:
  • Perubahan kardiovaskuler: meningkat saat bangun/bergerak
  • Saraf simpatis menurun saat NREM semakin dalam, naik waktu REM
  • Respirasi: hipoventilasi saat NREM, meningkat saat REM, tonus otot pernapasan menurun => resistensi naik
  • Aliran darah otak: menurun saat NREM, aliran REM = bangun
  • Neuron di hipotalamus diinhibisi saat tidur
  • Neuron di pons: mengatur perpindahan NREM ke REM
  • ARAS (neuron kolinergik brainstem => talamus dan neuron MAO => hipotalamus, lalu masuk korteks serebri)
  • SCN (suprachiasmatic nucleus) mengatur irama sirkadian, termasuk sekresi melatonin pada kelenjar pineal.

4) LESI PADA GANGGUAN TIDUR YANG UMUM: 
Secara fisiologis, nukleus VLPO (ventrolateral preoptik) pada hipotalamus mengatur supaya tidur. Neurotransmiternya PGD2 dan adenosin. Locus ceruleus (pons bagian atas), tuberomamillary nucleus (hipotalamus), raphe magnus mengatur supaya bangun 
  • raphe nucleus/hipotalamus anterior => insomnia
  • hipotalamus posterior => narkolepsi
  • SCN => periode tidur tidak teratur, sulit bangun
  • talamus => somnolen
  • ketidaksesuaian aktivitas subkorteks dan korteks => somnambulisme
5) NEUROTRANSMITTER
  • katekolamin: bangun
  • asetilkolin: tidur
  • serotonin: sekresi saat bangun, supresi parsial saat tidur
  • dopamin: bangun, gerakan-gerakan saat bangun
  • histamin: bangun
  • glutamat: bangun
  • GABA: tidur
  • orexin: bangun
  • melatonin: tidur (NREM)



++ Dewasa lama waktu tidur rerata 7-7,5 jam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENINGITIS TB

TERAPI EPILEPSI (ANTI SEIZURE MEDICATION/ASM)