HIV-ASSOCIATED NEUROCOGNITIVE DISORDER (HAND)

 HAND merupakan komplikasi langsung HIV pada sistem saraf pusat. 


1) KLASIFIKASI:

a) Asymptomatic neurocognitive impairment (ANI)

  • Gx kognitif melibatkan setidaknya 2 domain kognitif dengan nilai performa kognitif 1SD di bawah rerata nilai normatif sesuai usia dan pendidikan
  • tidak mengganggu fungsi sehari-hari
  • tidak memenuhi kriteria delirium dan demensia
  • tidak ada bukti penyebab lainnya


b) Mild neurocognitive disorder (MND)

  • Kriteria 1, 3, 4 = ANI
  • menyebabkan hendaya ringan (setidaknya 1 dari a) laporan pasien sendiri atau b) laporan keluarga menyatakan penurunan fungsi mental yang menyebabkan inefisiensi dalam bekerja, pekerjaan rumah tangga, atau fungsi sosial)


c) HIV-associated dementia (HAD)

  • Gx kognitif yang nyata yang melibatkan setidaknya 2 domain kognitif (khasnya gx mempelejari hal baru, lambat memproses informasi, defek atensi/konsentrasi) ditemukan pada hasil pemeriksaan neuropsikologi dengan sedikitnya 2 domain memiliki nilai < 2 SD nilai normatif
  • menyebabkan hendaya nyata fungsi sehari-hari
  • tidak memenuhi kriteria delirium
  • Kriteria 4 = ANI


2) PATOFISIOLOGI: Inflamasi

  • sebelum era ARV ditandai dengan area pucat pada substansi grisea, didapatkan juga infiltrasi limfosit dan makrofag perivascular => makrofag foamy dan multinucleated cell di substansi grisea. Setelah era ARV tidak banyak ditemukan.
  • aktivasi monosit
  • setelah era ARV => perubahan proteasome menjadi imunoproteasome yang menghambat regulasi protein sel otak
  • mikroglia (terkiat sirkulasi produk translokasi mikroba dari bakteri usus)
  • bentuk lemah dari IRIS

3) MANIFESTASI KLINIS
  • Sebelum era ARV: demensia subkortikal => perlambatan kognitif, motorik prominen
  • Setelah era ARV: demensia kortikal => gangguan memori, fungsi eksekutif menyerupai penyakit Alzheimer

4) TERAPI:
  • ARV-nya jangan efavirenz!
  • Menyingkirkan adanya infeksi otak dan infeksi oportunistik: pemeriksaan CD4, viral load HIV, analisa cairan otak
  • menilai kepatuhan terhadap ARV
  • diet, olahraga, sleep hygiene, pembatasan alkohol, penanganan depresi

Sumber: Modul Neuroinfeksi

Komentar