Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024

MENINGIOMA

 X) Imaging - CT scan kepala  * non-contrast: brain slightly hyperdense to normal brain, calcification, variable adjacent oedema * post-contrast: brightly and homogeneously contrast enhance, malignant or cystic variants demonstrate more heterogeneity/less intense enhancement, hyperostosis (typical for meningiomas on the base of the skull) * lytic/destructive regions are seen particularly in higher grade tumours but should make one suspect alternative pathology (e.g. haemangiopericytoma or metastasis) MRI As is the case with most other intracranial pathology, MRI is the investigation of choice for the diagnosis and characterisation of meningiomas. When appearance and location are typical, the diagnosis can be made with a very high degree of certainty. In some instances, however, the appearances are atypical and careful interpretation is needed to make a correct preoperative diagnosis. Meningiomas typically appear as extra-axial masses with a broad dural base. The...

EEG NORMAL

Gambar
[THIS DRAFT IS INCOMPLETE!] A. BANGUN 1. Posterior dominant rhythm (gelombang alfa). Akan muncul di Tx-Ox ( temporooksipital). Frekuensi gelombang alfa adalah 8-12 Hz (pada dewasa)  dan reaktif terhadap buka-tutup mata (kalau tutup mata akan beramplitudo lebih besar/lebih tampak) Pada pasien normal bangun, akan didapatkan anterior-posterior gradient , dengan gelombang di sandapan anterior bervoltase/amplitudo lebih rendah dengan frekuensi lebih tinggi, sedangkan gelombang di posterior sebaliknya. Gelombang-gelombang ini juga harus simetris pada orang normal. Varian:  - Sharp contour background: alfa yang tajam-tajam. 2. Stimulasi fotik Diberikan dengan menyalakan lampu yang berkedip-kedip setiap sekian Hz untuk melihat apakah stimulasi tersebut dapat merangsang munculnya gelombang abnormal/epileptiform. Photic driving adalah jika ritme EEG posteriornya sama dengan frekuensi kedipan lampunya. Bisa juga merupakan kelipatan dari Hz lampunya. Misal, stimulasi fotik diberikan denga...