Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

BRAIN IMAGING

 x. DSA ( Digital Substraction Angiography ) Pemeriksaan gold standard pada kelainan vaskuler (AVM, stenosis, infark berulang), invasif.  Prosedurnya memasukkan kateter dari arteri femoralis sampai ke abdominalis sampai jantung, dibelokkan ke a. subclavia kanan/kiri sampai ICA. Bisa menggunakan premed steroid. Prosedur biasanya 30-45 menit. Komplikasi: sakit kepala (karena suntik kontras) x. TCD: mengevaluasi  aliran darah. ACM, ACA, dan PCA dari temporal window. ICA dari submandibular. A. vertebralis, basilaris dari suboccipital window. Indikasi: tromboemboli, SAH, vasospasme, peningkatan TIK, gangguan sirkulasi posterior.

ANOMALI KONGENITAL PADA SISTEM SARAF PUSAT (GANGGUAN SEFALIK, NEURAL TUBE DEFECT)

Gambar
Anomali kongenital sistem saraf pusat biasanya disertai dengan beberapa anomali kongenital di sistem organ lain, misalnya CTEV dan RM. Gangguan sefalik: Anencephaly: neural tube defect ketika ujung sefalik dari neural tube gagal menutup, biasanya pada uk 23-26 hari, sehingga menyebabkan tidak adanya sebagian besar bagian otak (cerebrum/forebrain) , tengkorak, dan kulit kepala; kadang otak dapat terekspos Colpocephaly: pembesaran abnormal dari kornu oksipital dari ventrikel, disebabkan kurangnya penebalan white matter pada serebrum posterior Holoprosencephaly: kegagalan prosensefalon (forebrain embrio) untuk berkembang, gagal membentuk bagian otak dan wajah. Ada 3 jenis: 1) alobar: tidak terbentuknya hemisfer 2) semilobar: terbentuk hemisfer tapi tidak sempurna 3) lobar: hampir tampak normal Hydranencephaly: tidak ada hemisfer, digantikan sakus-sakus berisi LCS, bentuk terparah dari porencephaly Iniencephaly: retrofleksi ekstrem kepala + defek berat pada vertebra, kepala besar tidak pro...