PEMERIKSAAN MEMORI

1. KLASIFIKASI MEMORI: 'Memori' di sini merujuk pada 'sistem/jalur' dalam otak yang digunakan untuk mengingat memori tersebut. Yang sering digunakan:

  • immediate (working memory): kemampuan register, recall, dan memanipulasi informasi dalam short-term memory.
  • recent (short-term)
  • remote (long-term)

Tambahan: memori episodik (biasanya bersifat khusus waktu dan acaranya, misal film yang ditonton minggu lalu atau tema rapat kemarin).


2. PEMERIKSAAN MEMORI

  • working memory: digit span
    • FORWARD:
      • sebutkan tiga angka dengan nada monoton, berjarak 1 detik, dan tidak memiliki pola tertentu, misal 3, 9, 2
      • minta pasien mengulang 3 angka tersebut
      • jika berhasil, tambah jumlah angkanya menjadi 4, misal 4, 7, 3, 1
      • minta pasien mengulang
      • begitu seterusnya sampai ada jawaban yang salah
    • BACKWARD: langkahnya hampir sama, tetapi pasien mengulang DENGAN URUTAN TERBALIK (misal 3, 9, 2 => 2, 9, 3)
    • Hasil yang diharapkan (normal): (dikutip langsung dari De Jong, 2012) expected performance is 7 ± 2 forward and 5 ± 1 backward.
  • recent memory
    • Langkah pemeriksaan:
      • pemeriksa menyebutkan tiga barang yang tidak berhubungan/sekategori (misal: jeruk, payung, mobil) atau yang lebih kompleks (misal: nama dan alamat singkat seseorang, 'John Brown, 42 Market St. Chicago')
      • suruh pasien mengulang langsung
      • kemudian pemeriksa melanjutkan dengan tes lain
      • 5 menit kemudian, disuruh ulang lagi yang tadi
      • Kadang, pasien normal bisa tidak mengingat sama sekali atau hanya mengingat satu barang saja. Uji yang lebih baik untuk digunakan pada bedside adalah [supraspan list learning tasks with delayed recall and recognition conditions.]
    • Temuan-temuan:
      • gangguan memori berat: lupa apa yang harus diingat, lupa bahwa disuruh mengingat
      • gangguan retensi vs retrieval: jika pasien bisa mengingat setelah diberi petunjuk atau menunjuk barang yang diingat dalam daftar, gangguannya ada di retrieval (mungkin muncul pada proses demensia awal). Jika tetap tidak bisa, gangguannya di retensi.
      • atrofi frontal-subkortikal: gangguan belajar, tetapi rekognisi dan retensi intak
      • Alzheimer: gangguan retensi dan rekognisi, tetapi immediate recall intak
  • remote memory: menanyakan informasi personal (misal: alamat, nomor telepon, nama anak, ancer-ancer/petunjuk arah ke rumah) dan informasi umum/fund of information (misal: nama presiden saat ini, ibu kota negara)
  • tambahan: nonverbal memory: tesnya bisa dengan menyembunyikan barang saat pasien melihat dan meminta pasien untuk mengingat dan menyebutkan di mana barang itu disimpan.

Sumber: DeJong, 2012.


++

Cdt px tremor: sde klo tremornya parah, klo riwayat saja ya bisa dihitung


Komentar