ABSES OTAK
Lokasi tersering: frontal, serebellum, batang otak
Patogen: tersering adalah Streptococcus dan Staphylococcus. Bisa juga M.tb, Klebsiella, Pseudomonas, dan jejamuran.
Faktor risiko:
- Infeksi:
- OMSK
- mastoiditis
- Sinusitis akut & kronis
- Endokarditis akut
- HIV
- Gigi
- Defek kranium:
- trauma kepala penetrans
- kraniotomi
- Transplantasi organ
- Kongenital: penyakit jantung, AVM
Fase-fase Abses Serebri:
Diagnostik:
Klinis, pemfis, dan penunjang awal boleh CT scan atau MRI. Evaluasi pada 2-4 minggu (jika imaging pertama CT maka selanjutnya sebisa mungkin MRI)
mengetahui sumber infeksi dengan kultur pus. Misal pasien sumbernya jelas dari OMSK, maka kultur pus tidak harus melalui drainase, tapi melalui sekret OMSK-nya saja dapat menentukan antibiotik apa yang cocok.
Regimen Antibiotik Abses Otak
Berdasarkan buku POKDI Infeksi:
Anak, orang tua, tidak respons dengan terapi standar: vancomycin
Referensi
1. Alvis Miranda, H., Castellar-Leones, S. M., Elzain, M. A., & Moscote-Salazar, L. R. (2013). Brain abscess: Current management. Journal of neurosciences in rural practice, 4(Suppl 1), S67–S81. https://doi.org/10.4103/0976-3147.116472


Komentar
Posting Komentar